image_title
Ket: Bupati Kabupaten Wakatobi,H.Arhawi,SE.MM saat menjalani vaksinasi dosis kedua, di gedung Wanita Wangi-Wangi. Kamis(18/2/2021)
  • Share

    BUMISULTRA

    WAKATOBI - Bupati Kabupaten Wakatobi Propinsi Sulawesi Tenggara, H.Arhawi kembali menjalani vaksinasi dosis kedua dilangsungkan di gedung Wanita Wangi-Wangi. Kamis (18/2/2021).

    Arhawi menjalani vaksinasi bersama 14 orang tokoh esensial dan tenaga kesehatan. Bukan tanpa alasan, sebagai pejabat publik ia memberikan contoh teladan atas program nasional itu sejak vaksinasi serentak minggu pertama Februari tahun ini.

    Kadis Kesehatan, Muliadin Anies menyebut vaksinasi dosis kedua merupakan kelanjutan vaksinasi tahap 1 dimana sejumlah tenaga kesehatan juga ikut dilibatkan.

    "Vaksinasi tahap 1 baik dosis pertama maupun kedua berlangsung aman. Kali ini seharusnya ada 16 orang namun yang berhasil divaksin baru 14 sebab 2 orang diantaranya yakni Nakes berada diluar daerah", sebutnya.

    Dari jumlah tersebut, ada 10 pejabat esensial (pejabat publik, tokoh agama dan tokoh masyarakat) serta tenaga kesehatan khususnya yang rutin melakukan aktivitas di Puskesmas

    "Untuk Nakes di Wakatobi 2 (Kaledupa, Tomia dan Binongko) juga ikut divaksin serentak hanya laporan belum masuk berapa jumlah pastinya sudah dilakukan vaksinasi", sambungnya.

    Masih sesuai penjelasan Pak Mul sapaan akrab Muliadin Anies bahwa jumlah sasaran Nakes bakal mengikuti vaksinasi secara total ada 862 orang akan diupayakan vaksinasi tahap 1 dimulai antara Februari - Maret.

    "Semua yang sudah divaksin itu langsung terdata secara Online lewat data alpikasi P-Care. Kecuali bagi mereka saat dimulai screning tensinya naik diatas 180 atau penyakit komorbit maka ditunda atau tidak divaksin. Jadi, tidak semua bisa divaksin demikian yang pernah terkonfirmasi positif ditunda selama 3 bulan", tambahnya.

    Ia turut menjelaskan pihak vaksinator meski petugas lokal akantetapi terlatih dan terampil usai mengikuti pembekalan lewat pelatihan oleh Dinkes Propinsi di Kota Kendari.

    Data data Dinkes setempat terdata jumlah vaksin masuk sebanyak 1.760 vial sementara stok tersisa sebanyak 1073 vial sehingga jumlah total terpakai masih berkisar 687 vial.

    Pak Mul juga menyebut jumlah positif Covid-19 terhitung sejak Februari pertengahan tersisah 2 orang yang masih menjalani perawatan. Keduanya merupakan cluster perjalanan kota Kendari dan Baubau. (*)


    Penulis | La Ilu Mane