• Buka Aplikasi 1 Jari, Kritik Terbaik Bakal Terima Hadiah

image_title
Ket: Bupati Wakatobi, Arhawi
  • Share

    BUMISULTRA

    WAKATOBI--Bukan alergi kritik justru Bupati Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara,H.Arhawi menyiapkan aplikasi 1 Jari guna menampung aspirasi masyarakatnya dengan menyiapkan hadiah.

    Hal itu dijelaskannya saat melauncing Arhawi center dan Suar Wakatobi di kediamannya, Minggu (15/12/2019).

    Pemberi kritik terbaik terhadap pembangunan dan pelayanan pemerintahan selama masa periodenya akan muncul sebagai pemenang dan penerima hadiah unggulan.

    Bahkan hadiah ditawarkan tak main-main selain 2 unit sepeda motor matic juga beberapa hadiah menarik lainnya seperti Hanphone dan jenis elektronik lain.

    Bagi yang suka kritik dan masukan terbaik cukup mengakses aplikasi 1 jari dan memberikan komentar secara langsung lalu oleh tim Arhawi Center dan Suar Wakatobi selanjutnya akan menilai.

    Mengenai jadwal komentar akan disharing tim panitia membukanya sejak terhitung Minggu hingga Jumat (15- 30/12/2019). Selanjutnya panitia akan menentukan pemenangnya.

    Aplikasi 1 Jari merupakan aplikasi khusus yang diluncurkan tim Arhawi Center menjadi wadah informasi dan pengaduan serta pelayanan masyarakat via Gadget, aplikasi ini diharapkan selain mendorong masyarakat peduli teknologi juga menjadi pusat informasi resmi pemerintah.

    "Memahami femomena hari ini membiasnya berbagai kritik melalui Medsos saya berpikir bahwa jangan sampai masyarakat Wakatobi dinilai tidak beretika padahal Wakatobi memiliki budaya yang turun temurun diwariskan oleh petuah adat kita", jelas Arhawi.

    Kata Bupati Arhawi, terpisah dari pemberian hadiah aplikasi 1 jari bakal berlaku pula secara terintegrasi guna memenuhi kebutuhan informasi terkait pembangunan sehingga tak masyarakat tak menerima informasi serampangan

    "Ia menyebut aplikasi 1 jari merupakan bagian misi daerah terkait pembangunan yang berintegrasi pada partisipasi dan inovasi berbasis IT" sebutnya.

    Sehingga aplikasi terintegrasi menjadi saluran informasi lewat teknologi gadget yang mudah diakses semua orang terutama bagi masyarakat di Pedesaan dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Wakatobi.

    "Terkait adanya informasi pembangunan.Ini juga akan menjadi pendidikan politik dimasyarakat baik pengaduan, pelayanan dan informasi baik mudah diserap,''  tutupnya. (*)


    Penulis | La Ilu Mane