• Kabar Gembira, PT Vale Bakal Menerima 12 Ribu TK di Blok Pomalaa

image_title
Ket: CEO PT Vale Indonesia Febriany Eddy memberikan kabar gembira bakal merekrut 12 ribu tenaga kerja di blok Pomalaa
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLAKA-CEO PT Vale Indonesia Tbk, Febriany Eddy menyampaikan kabar gembira untuk merekrut 12 ribu Tenaga Kerja (TK) di blok Pomalaa.

    "Kami akan menyerap tenaga kerja 12 ribu orang," kata Febriany Eddy pada acara ground breaking Pomalaa Project, Minggu (27/11/2022) di site blok Pomalaa, Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

    Febriany mengaku bangga dapat memulai pembangunan blok Pomalaa, sebab bakal menjadi bagian penting dalam upaya percepatan hilirisasi nikel Indonesia produksi. Ini juga menandai babak baru dalam perjalanan PT Vale Kontribusi 54 tahun untuk Indonesia. Pembangunan Pabrik di bawah naungan PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI), ditargetkan penyelesaian mekanik pada akhir tahun 2025.

    “Komitmen kami untuk menghindari penggunaan batu bara untuk pembangkit listrik merupakan bukti nyata komitmen PT Vale untuk memperluas operasi secara bertanggung jawab dan berkelanjutan," kata Febriany.

    Ketua Chen dari Zhejiang Huayou Cobalt co mengungkapkan, proyek blok Pomalaa merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan menggunakan High-Pressure Acid Huayou Leach (HPAL) teknologi untuk menghasilkan hingga 120.000 ton nikel per tahun, dan didukung oleh pembangkit listrik non batubara. Blok HPAL Pomalaa ditargetkan untuk menghasilkan produk bernama Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), yang dapat diproses lebih lanjut menjadi material yang sesuai untuk baterai kendaraan listrik (EV).

    Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, mendukung dan berharap proyek PT Vale terus berjalan, karena proyek ini membangun ekosistem untuk baterai litium.

    Sementara itu, Ketua DPRD Kolaka Syaifullah Halik yang hadir pada acara ground breaking Pomalaa Project berharap dalam perekrutan tenaga kerja di blok Pomalaa, PT Vale memprioritaskan masyarakat Kabupaten Kolaka, khususnya yang ada di areal pertambangan yakni Kecamatan Pomalaa, Baula dan Wundulako.

    "Khususnya untuk tenaga non skil harus prioritaskan warga setempat, sebab warga disini banyak membutuhkan pekerjaan. Jadi pada dasarkan kami mendukung ground breaking yang dilakukan PT Vale hari ini," kata Politikus asal Partai Gerindra ini. (*)


    Penulis | Armin A