• Wilayah Kelautan Konut Butuh Perhatian Khusus

image_title
Ket: Fahri
  • Share

    BUMISULTRA

    Konut-Melihat kondisi laut Kabupaten Konawe Utara (Konut), mendapat perhatian salah satu sarjana kelautan yang peduli kelestarian laut., Fahri yang baru saja mendapatkan gelarnya selama 5 tahun menuntut ilmu dan melakukan beberapa kali studi banding di Kabupaten lain prihatin keadaan laut saat ini.

    Deklarasi Bunaken yang dideklarasikan oleh Presiden Republik Indonesia BJ. Habibie pada 26 September 1998 bertepatan dengan ”Tahun Bahari Indonesia”. Deklarasi ini merupakan salah satu tonggak pembangunan kelautan Indonesia dan merupakan upaya untuk memanfaatkan kembali laut, setelah pembangunan yang dilaksanakan pada era sebelumnya lebih berorientasi ke darat (land-based development).

    "Diharapkan dari deklarasi ini semua jajaran pemerintah dan masyarakat pesisir memberikan perhatian untuk pengembangan, pemanfaatan, dan pemeliharaan wilaya peralihan serta ekosistem penyanga khususnya di konawe utara." ungkap Fahri .

    Pengelolahan dan pengembangan wilayah pesisir di konawe utara, kita mesti terus di jaga dan di perhatikan, upaya tersebut dilakukan agar wilayah laut selalu dalam kondisi baik, dan bisa jadi warisan kepada anak cucu kita nanti.

    "Kenyataanya yang kita lihat terus terjadi kerusakan dari tahun ke tahun, ini disebabkan tidak adanya upaya pengedalian, terkait lingkungan darat dan pesisir konawe utara,'' katanya.

    Menurutnya untuk memperbaiki rantai ekosistem , perlunya perbaikan wilayah pesisir dan laut di konawe utara adalah warisan anak daerah yang mesti di perbaiki dan dijaga bukan dirusak dan di biarkan terus menerus sampai mengalami kerusakan yang begitu berat.

    Sarjana kelautan itu mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan upaya perbaikan dengan melihat kejadian-kejadian pesisir yang terjadi saat ini. ia juga memberikan contoh wilayah yang terkena abrasi pantai terjadi wilayah pesisir bandaeha, Mandiodo, muara Tinobu dan motui adalah dampak dari pada penambangan yang ada di konawe utara.

    "Dalam ilmu kelautan kenaikan air laut akan terus bertambah hingga daratan-daratan yang berada di wilayah pesisir akan terendam. penyanga pesisir yang tidak terjaga hinga sistem pesisir yang ada di wilayah pesisir sudah tidak tersedia lagi, dan akan mengakibatkan kerusakan-kerusakan." tuturnya.

    Yang terjadi Hari ini dan besok untuk Fahri berharap agar tidak saling menyalahkan atas permasalahan yang terjadi, namun menurutnya mulai dini hari untuk melakukan tindakan antisifasi demi masa depan negeri ini.(*)


    Penulis | Suhardiman Sawali