• Capai Kualitas Demokrasi, Arhawi Ingatkan Dua Hal Ini

image_title
Ket: Kedua Paslon HALO Wakatobi
  • Share

    BUMISULTRA

    WAKATOBI - Usai berkas pencalonan dirinya bersama pasangannya H.Hardin La Omo diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wakatobi, H Arhawi menyampaikan dua hal ini agar mampu mencapai kualitas demokrasi selama penyelenggara Pemilu berlangsung, Sabtu (5/9/2020).

    Dua hal itu disebut satu persatu.Pertama, menyangkut penyelenggara Pemilu, penting agar menjalankan fungsinya dengan baik serta mampu mewujudkan independensi lembaganya.

    “Kualitas demokrasi yang akan kita hadapi di 2020 ini tergantung juga dari dua hal tadi bahwa pertama, jika seluruh penyelenggara melaksanakan tugas dan kewajibannya selaku penyelenggara dengan kompeten maka insha Allah demokrasi juga akan menghasilkan kualitas yang baik,'' ucapnya.

    Kedua, capaian kualitas demokrasi serupa akan ditunjukkan oleh pasangan calon(Paslon) yang akan bertarung pada Pilkada serentak 2020, khususnya di Kabupaten Wakatobi agar sikap jajaran partai politik pengusung terutama pendukung dan simpatisan mampu menahan diri selama berlangsungnya Pemilu.

    Kata dia, jika semua rambu-rambu aturan dalam undang-undang bisa dimaknai untuk menjaga keamanan dan tidak saling mencederai satu sama lain maka stabilitas keamanan akan terjaga

    "Insya Allah Pilkada Wakatobi 2020 ini akan menghasilkan kualitas Pilkada yang terbaik dan menghasilkan pemimpin yang akan membawa Wakatobi yang lebih baik ke depan,'' harapnya.

    Didampingi calon wakilnya, Hardin La Omo, Arhawi mengatakan kedua hal itu sebagai keselarasan cita-cita dan perjuangan seluruh tim pemenangan untuk melanjutkan kepemimpinannya menjadi dua periode.

    Kendati demikian. Sebelum menghakiri pesan politik, H.Arhawi menyampaikan rasa terimakasihnya kepada penyelenggara Pemilu sebelum akhirnya beranjak meninggalkan panggung yang telah disiapkan KPU Wakatobi dihalaman kantornya.

    Sebelumnya, ketua tim pemenangan Paslon HALO Wakatobi,Muhammad Ali menjelaskan jajaran timnya dibekali pada 3 prinsip dasar pemenangan yakni penyelenggaraan Pilkada dimaknai sebagai kepentingan ibadah. Tujuannya untuk kemaslahatan umat.

    Lalu seluruh tim diingatkan wajib memakai cara-cara pemenangan ilegan serta tim diminta perbanyak senyum dan tidak Mbusuh-Mbusu (muka masam) harus santun dan menghargai kawan ataupun lawan. (*)


    Penulis | La Ilu Mane