• Pengacara Ini Prihatin dengan Komentar Miring Netizen

image_title
Ket: Rusman Malik
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI--- Salah seorang pengacara asal Muna Barat, Rusman Malik, prihatin dengan adanya komentar miring dimedia sosial dari para netizen. Pasalnya, setelah pernyataannya disalah satu media online dibagikan digrup media sosial Muna Barat Watch (MBW), netizen memberikan tanggapan miring yang menyerang pribadi dan profesi yang dilakoninya.

    Melalai pesat via watshapnya (25/9), Rusman, mengatakan kata-kata tidak sopan dari sejumlah netizen ini memang merusak nama baik pribadinya.. Namun,  dia juga memaklumi dengan komentar para netizen ini, dikarenakan banyak yang belum paham mengenai dengan tugas dan fungsi advokat/pengacara.

    "Memang perlu diberikan pemahaman terhadap hal ini untuk menampik pemahaman masyarakat yang sempit terkait tugas dan fungsi masyarakat. Sehingga, pengacara dalam mendampingi kliennya tidak disalah tafsirkan lagi," ungkapnya. 

    Dikatakannya, dalam melakukan pembelaan terhadap klien, kami itu harus profesional dan itu sudah diatur dalam perundang-undangan.

    "Ini bukan soal berapa duit atau soal cari muka, tapi ini soal hukum. Dan ketika menolak klien, itu berati pengacara melanggar sumpahnya," tukasnya.

    Ditambahkannya bahwa, pada saat seorang pengacara disumpah, maka secara hukum kami dibenarkan untuk mendampingi klien.

    Pengacara spesialis dibidang pengadaan ini menjelaskan, tugas pengacara atau advokat adalah memberikan jasa hukum kepada klien, baik dalam pengadilan maupun diluar pengadilan sebagaimana telah diatur dalam UU RI Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat.

    "Advokat merupakan penegak hukum juga. Advokat itu berusaha untuk menegakan prinsip-prinsip hukum klien dan berfungsi mewakili kepentingan kliennya berdasarkan surat kuasa yang telah diberikan klien," tandasnya. (*)


    Penulis | Ibrahim