• Akan Laksanakan Wisuda, IAIN Kendari Tetap Patuhi Prokes

image_title
Ket: Wakil Rektor I IAIN Kendari, Husain Insawan
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI - Masih dalam suasana pandemi Covid-19, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari berencana menggelar wisuda pada, 7 November 2020 di Hotel Claro Kendari. Peserta wisuda berjumlah 445 orang. Hal ini diungkapkan Wakil Rektor I IAIN Kendari, Husain Insawan yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/11/2020).

    Husain menuturkan, dari 445 peserta wisuda tidak semua akan hadir di tempat acara. Hanya anggota senat serta wisudawan terbaik dari masing-masing program studi (Prodi) yang akan hadir. Selebihnya, dari panitia akan memfasilitasi menggunakan aplikasi zoom, dalam hal ini via online.

    "Tentu saja itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19, karena saat ini kita masi dihadapkan dengan pandemi. Jadi dari IAIN Kendari tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes)," terangnya.

    Untuk orasi ilmiah, lanjut dia, akan disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Nizar Ali, MAg. Jika tidak ada kendala Sekjen Kemenag tersebut akan hadir secara off line.

    "Meski dilaksanakan ditengah pandemi covid-19, dan harus membatasi peserta yang hadir di ruangan, tetapi itu tidak akan mengurangi rasa hikmat dari jalannya acara wisuda kali ini. Sistem wisuda sebenarnya gabungan, ada yang tatap muka, ada pula secara virtual," tuturnya.

    Dia, menambahkan, bagi peserta wisuda yang hadir secara virtual, pemindahan tali toga akan dilakukan oleh orang tua. Agar lebih maksimal, Satgas (Satuan Tugas) Covid-19 dari IAIN Kendari akan bersurat kepada Satgas Kota maupun Provinsi terkait acara wisuda.

    Diketahui, dari 445 peserta wisuda berasal dari Pascasarjana 34 orang, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) 30, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 86, Fakultas Syariah (FASYA) 22 dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FATIK) 273 orang.

    "Jumlah ini memang menurun dari wisuda sebelumnya, yakni turun sekitar 90 orang tetapi tidak signifikan. Pasalnya walaupun ditengah pandemi tetapi semangat mahasiswa untuk menyelesaikan wisuda tetap tinggi," pungkas Husain.(*)


    Penulis | Septiana