• Menguatkan Pendidikan dan Memajukan Kebudayaan

image_title
Ket: Suriani Spd
  • Share

    BUMISULTRA

    Mengamati perkembangan pendidikan di Indonesia masih terbilang jauh dengan Negara-Negara maju. Sebuah lembaga yang mengurutkan kualitas system  pendidikan dunia PISA (program for International students assessment)  menilai kualitas pendidikan  Indonesia berada pada peringkat 62 dari 72 negara tahun 2015. Ini menggambarkan bahwa betapa rendahnya kualitas pendidikan Indonesia, memiliki daya saing yang belum memadai dibanding Negara maju lainnya.

    Namun demikian Pemerintah selalu bekerja keras agar pendidikan di Indonesia bisa setara dengan Negara maju. Pemerintah menyediakan system pendidikan dengan memberikan berbagai layanan pendidikan yang telah banyak dirasakan masyarakat Indonesia saat ini seperti kartu Indonesia Pintar (KIP), beasiswa, sertifikasi guru dll.

    Pemerintah Indonesia sendiri mengalokasikan 20% dari APBN serta dari APBD khusus untuk menguatkan bidang pendidikan di Indonesia. Mengingat Pendidikan merupakan Investasi yang kuat bagi bangsa Indonesia guna melahirkan generasi cerdas, trampil, serta inovatif dan berbudaya demi menciptakan sumber daya manusia dan kemajuan pembangunan bangsa serta kebudayaan bangsa semakin terjaga. Mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan bagian dari isi  pembukaan UU 45 agar dapat menuju masyarakat yang adil, dan makmur.

    Dalam BAB XIII Pasal 32 UUD 45 membahas tentang pendidikan dan kebudayaan. Dipasal ini Negara Indonesia memberikan kebebasan dan menghormati masyarakat Dalam memelihara dan mengembangkan budaya termasuk bahasa daerahnya sesuai peradaban dunia. Untuk itu upaya meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan masyarakat Indonesia tidak terlepas dari nilai nilai budaya bangsa Indonesia yang multikultural.

    Budaya berasal dari budi pekerti masyarakat yang memerlukan pendidikan sementara pendidikan tak akan bisa eksis memerankan fungsinya dan berkembang baik tanpa peran serta masyarakat yang berbudaya. Setiap warga Negara berhak mendapatkan pendidikan setinggi mungkin. Untuk itu pemerintah baru-baru ini mengirimkan 1000 guru SMK untuk belajar menguasai teknologi 4.0. ke Singapura kemudian kedua Negara ini akan menfasilitasi pertukaran kunjungan siswa untuk saling mempromosikan budaya, masyarakat dan bahasa masing-masing.

    Selain itu pertukaran guru, tenaga ahli, dan tenaga kependidikan, pejabat kementerian untuk berbagi informasi tentang kependidikan. ini bukti nyata bagaimana pemerintah berusaha terus memajukan kualitas pendidikan dan budaya Indonesia agar bisa mengatasi setiap masalah pendidikan yang selalu muncul.

    Usaha pemerintah meningkatkan pendidikan akan membangun segala aspek kehidupan masyarakat termasuk ilmu keagamaan melalui pelajaran disekolah. Pendidikan adalah jembatan menuju kesuksesan, tempat pengembangan pikiran belajar menganalisa dan lain lain.  maka peran serta stakeholder sangat diperlukan demi tercapai tujuan pembangunan bangsa sesuai yang diinginkan.

    Pendidikan dan kebudayaan sangat erat kaitannya karena  saling  melengkapi satu sama lainnya, pendidikan dapat  berkembang dan maju pada masyarakat yang berbudaya begitupun sebaliknya melalui pendidikan kelanjutan dan kokohnya kebudayaan dapat terjaga, dilestarikan dari masa ke masa dan dari generasi ke generasi. Kebudayaan merupakan karya cipta masyarakat yang selalu ingin berkreasi, berinovasi, kompetitif dan diakui guna meningkatkan mutu dan kwalitas hidupnya. Kebudayaan salah satu unsur terpenting dalam kemajuan pendidikan dan kemajuan bangsa serta mencermikan identitas bangsa.

    Indonesia kaya akan sumberdaya, kebudayaan, ras, suku, dan adat istiadat yang tidak semua Negara didunia miliki namun semua dapat terjaga serta hidup rukun dan damai karena pendidikan mengajarkan masyarakat tentang bagaimana cara menjaga kekayaan alam, menjaga persatuan, mendidik cara hidup rukun dalam keragaman budaya yang berbeda atau multikultural yang sangat mengagumkan dunia.

    Namun tidak dipungkiri gesekan-gesekan konflik kadang terjadi karena masih ada sebagian besar masyarakat cara  berpikir dan cara pandangnya masih bersifat tradisional dalam memperjuangkan budaya namun tidak bisa disalahkan karena budaya merupakan bagian hidup mereka yang sakral dan menganggap itu sama dengan mempertarukan harga diri mereka. Untuk itu perlunya Semboyan BHINEKA TUNGGAL IKA lebih didengungkan sebagai pemersatu bangsa Indonesia.

    Masyarakat Indonesia diera globalisasi ini atau jaman Now sangat mudah mentransfer ilmu pengetahuan baik melalui Pendidikan formal maupun  non formal baik dari guru maupun belajar secara online yang dilengkapi kemajuan  tekhnologi yang mempengaruhi segala aspek kehidupan masyarakat. Jika dibanding peradaban manusia sebelum mengenal baca tulis yang pola hidup mereka sangat sederhana dan serba terbatas.  Kemajuan tekhnologi salah satu instrument atau media dalam proses memajukan dan mengembangkan pendidikan dan kebudayaan di Indonesia.

    Adapun kerja sama pemerintah dengan Negara donatur dibidang pendidikan bertujuan agar kemajuan pendidikan di Indonesia semakin meningkat dan berkualitas. Melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan  telah mendapat dukungan dari Uni Eropa sejak tahun 2010 hingga kini telah menyalurkan dana hiba yang cukup fantastic sebesar 350 euro atau sekitar 5,7 triliun rupiah untuk memperkuat pendidikan dasar di Indonesia (Koran Jakarta, 6 November 2018). 

    Meskipun demikian Bangsa Indonesia masih menghadapi berbagai kendala cukup serius yang dapat mengancam proses pengembangan pendidikan dan kelestarian kebudayaan bangsa antara lain bullying dan tawuran antar pelajar disebabkan pendidikan karakter dan budi pekerti anak masih kurang berperan disekolah sekolah akibatnya rasa hormat dan etika kepada guru, kepada yang lebih tua sudah mulai terkikis dalam jiwa sebagian besar generasi bangsa saat ini, sikap menghargai pertemanan atau persaudaraan terlihat tidak diperlukan lagi, persatuan seakan  goyah. Seringnya terjadi Konflik antar etnis  disebabkan terkikisnya akar budaya yang unik serta nilai budaya nyaris hilang, kurangnya rasa cinta, rasa memiliki.

    Masyarakat khususnya anak muda sebagai generasi penerus bangsa lebih mengagumi, meniru, dan lebih mengenal budaya barat dibanding budaya sendiri yang dianggap ketinggalan jaman alias jadul sementara orang barat lebih tertarik dan sengaja datang belajar tentang keunikan budaya Indonesia ini disebabkan pendidikan kebudayaan sebagian masyarakat menganggap bukan hal yang penting diterapkan disekola-sekolah.

    Akibatnya budaya kita diklaim oleh Negara tetangga, orang asing lebih mengenal budaya kita yang original keunikannya dibanding kita sendiri yang hidup ditengah-tengah keasrian budaya itu sendiri, sebagian wilayah negara dicuri, kekayaan laut dijarah, ditambah lagi  masalah rendahnya mutu dan kualitas pendidikan dan rendahnya efektifitas pendidikan di Indonesia disebabkan buruknya kualitas guru, buruknya sarana prasarana sekolah, mahalnya biaya sekolah, seringnya pergantian kurikulum dll.

    Semua ini masih menjadi PR buat pemerintah hingga kini. Memang Segalanya butuh proses untuk menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan bangsa kendala pasti ada dan itu tidak sedikit, namun dibutuhkan kerja sama semua pihak atau elemen masyarakat untuk menemukan solusi terbaik agar Sekolah tidak hanya sekedar menimbah ilmu pengetahuan umum namun bisa menjadikan sekolah sebagai istana budaya bagi guru dan murid.  

    Solusi lain untuk mengatasi persoalan ini Bangsa kita harus banyak belajar dengan Negara-negara maju yang lebih dulu menerapkan pendidikan berbasis tekhnologi informasi dan komunikasi. Untuk itu Pemerintah Indonesia harus tanggap akan kebutuhan pendidikan yang berbasis tekhnologi, informasi dan komunikasi diterapkan di Indonesia semata untuk mendukung kemajuan perkembangan pendidikan agar sanggup mengejar ketertinggalannya dengan negara maju.

    Begitupun para Guru harus meningkatkan profesionalisme sebagai cermin kualitas dan kualifikasi guru dalam memajukan pendidikan meski guru bukan satu-satunya faktor penentu kesuksesan pendidikan. Pemerintah harus peduli peningkatan kesejateraan guru, perhatian lebih terhadap murid dan guru yang berprestasi. Pentingnya guru-guru ahli yang professional dibidangnya dan jumlahnya harus ditingkatkan seperti ahli seni dan ahli kebudayaan, fisika, pertukangan dll.

    Keberadaan guru ahli yang terampil  disekolah dasar khususnya sekolah kejuruan agar guru menemukan dan membantu mengembangkan bakat dan potensi siswa sejak dini dalam upaya peningkatan sumber daya manusia. Diera globalisasi ini Tekhnologi bisa saja semakin maju dan berkembang maka sudah seharusnya pendidikan dan kebudayaan bangsa harus pula semakin kuat dan maju jangan jadikan kemajuan tekhnologi penyebab lemahnya pendidikan dan runtuhnya kebudayaan bangsa kita.

    Buatlah pendidikan yang di cover dengan kebudayaan bernilai tinggi karena budaya adalah unsur penting majunya bangsa Indonesia. Kuatnya pendidikan akan memajukan kebudayaan. Untuk itu dikurikulum pendidikan Indonesia lebih difokuskan pada pelajaran keanekaragaman budaya agar siswa dapat mengolah hubungan sosialnya, beretika, memahami perbedaan etnis, menjaga dan mencintai kebudayaan sendiri serta dapat menganalisa konflik yang sering terjadi.  Demi kemajuan pembangunan bangsa Indonesia.

    Profesor Erno Lehtinen dari Universitas Turku Finlandia. Negara yang kini terpilih menjadi Negara yang memiliki system pendidikan terbaik didunia oleh versi PISA (program for International students assessment) yang dilakukan oleh The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) berpusat di Prancis telah melakukan pengamatan terhadap system pendidikan di Indonesia. singkatnya dia menilai bahwa system pendidikan yang berjalan di Indonesia adalah permulaan yang sangat baik semua orang diusahakan punya akses kependidikan, memberikan sertifikasi guru.

    Nah  sekarang Indonesia harus berupaya untuk melakukan hal subtansi dibidang pendidikan tentang kualitas guru dan pembelajaran, karena Finlandia melakukan hal itu. Indonesia tidak harus mengikuti system pendidikan di Finlandia tapi harus bisa mentranformasi sendiri karena adanya perbedaan budaya, struktur masyarakat dan sebagainya.

     adi unsur yang terpenting system pendidikan Indonesia adalah kualitas dan profesionalisme guru yang memberikan pengajaran, bimbingan, evaluasi, penilaian terhadap siswa-siswa disekolah lebih ditingkatkan lagi serta perlunya komunikasi atau kemitraan  guru dan orangtua sangat penting dilakukan guna menunjang tumbuh kembangnya pendidikan anak disekolah maupun dirumah. Begitupun unsur pemerintah agar melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan tanggung jawab penuh, demi memperkuat pendidikan memajukan kebudayaan bangsa Indonesia.

    Penulis : Suriani Spd, Guru Honorer SD 53 Kendari


    Penulis | redaksi