• PT Antam Vs Polda 'Konsep Yuridis Kuno'

image_title
Ket: Ketua Lempeta Sultra, Ashari S Sos
  • Share

    BUMISULTRA

    Saya baru saja mengetahui informasi dari salah satu via media cetak terbesar ( raksasa ) dan ternama yang ada di Kota Kendari Sulawesi tenggara menulis/mengabarkan berita terkait penandatanganan MoU petisi pengamanan " Objek Vital " antara perusahaan milik Inalum dgn pihak kepolisian daerah Sultra. Dengan kata lain bahwa secara yuridis, perusahaan milik negara meminta suaka resmi kenyamanan kepada institusi negara untuk menjaga keamanan objek vital atau aset nasional tanpa terkecuali.

    Ketika saya mengamati dari petisi tersebut, saya terheran dan spontan mengatakan bahwa tujuan kegiatan penambangan PT. Aneka Tambang di Konawe Utara adalah investasi galau. Betapa tidak, padahal untuk kenyamanan investasi, tidak mesti harus seperti itu cukup dengan memberikan dan memelihara suasana kearifan local setempat.

    Seyogyanya kegiatan di jalankan sesuai dengan amanah undang-undang antara lain Lingkungan yang benar, CSR yang benar, K3 yang benar, pemberdayaan/partisipasi masyarakat, tanpa melibatkan pihak petugas keamanan, saya pastikan jauh akan lebih baik, bermutu dan nyaman.

    kami masyarakat Konawe Utara lebih dari cukup menjadi penonton terbaik atas kebijakan negara terkait regulasi serta pengelolaan pertambangan di daerah kami. Bahkan kami ikhlas sumber daya mineral kekayaan daerah kami di kelola dan di manfaatkan untuk kepentingan bayar utang negara. satu hal lagi, bahkan kami sudah wakafkan diri untuk menerima segala resiko lingkungan kelak yang akan mengancam hidup dan anak cucu kami.

    Wahai Antam kami tahu siapa kamu, yang tiap tahunnya selalu berharap meminta dukungan serta suntikan dana dari pemerintah. tidak perlu kau buat manuver berlebihan dengan tujuan menakut-nakuti. kami sadar hukum dan tinggal di negara konstitusional, harusnya kamu berkaca tentang  janjimu mendirikan pabrik terhadap rakyat dan daerah Konawe Utara. Tapunopaka yang engkau tambang bagiku itu tidak halal. Sebab jika merujuk surat PT. DIPM pada tanggal 31 Juli 2012 prihal Pengembalian IUP kepada Bupati Konawe Utara dengan IUP Op.produksi nomor 195 thn 2011 dan Sk-Sk IUP Op lainnya, maka kami bertanya lalu IUPp SK apa yang engkau miliki telah berani melakukan aktivitas penambangan di Tapunopaka...??

    Kami juga faham atas eksistensi dan kapasitas BUPATI kami saat ini. Dilematis antara kebijakan negara dengan keinginan rakyat dan daerah nya. jika itu demikian maka seluruh masyarakat Konawe Utara menyatakan bahwa " Kekuatan Rakyat Lebih Tinggi Dari Objek Vital Apapun Di Negeri Ini ". 

    Teken MoU Pengamanan Obyek Vital Perusahaan, Polda Sultra Siap Lindungi PT. Antam http://kendaripos.co.id/2018/10/31/teken-mou-pengamanan-obyek-vital-perusahaan-polda-sultra-siap-lindungi-pt-antam/ (**)

    Penulis : Ketua Lempeta Sultra Ashari


    Penulis | redaksi