• Rugi Miliaran, PDAM Tampanama Kolut Cabut Meteran Pelanggan yang Menunggak

image_title
Ket: Tim dari PDAM Tampanama melakukan pemutusan sambungan dipimpin langsung, Kasubag Perawatan, Sarman Saing, SE,
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLUT  – Perusahaan Daerah Air minum (PDAM) Tampanama Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mencabut meteran pelanggan yang menunggak selama 4 bulan, selain menunggak, pelanggan yang melakukan penyambungan pipa tidak melalui meteran PDAM langsung melakukan pemutusan.

    Direktur PDAM Tampanama Kolaka Utara, Jumadi, S.Sos melalui Kasubag perawatan,  Sarman Saing, SE mengatakan bahwa dirinya bersama tim lapangan telah dua pekan bekerja untuk  melakukan pencabutan meteran PDAM bagi pelanggang  yang menunggak.

    “Menurut data, Akibat banyaknya pelanggang yang menunggak khususnya di kecamatan Lasusua, PDAM merugi sampai 2 Milliar rupiah," Kata Sarman Saing Kepada Bumisultra.ditempat lokasi pemutusan sambungan. Kamis, (13/01/2022)

    Dikatakan Sarman bahwa, Dari 13 ribu pelanggan PDAM yang berada  di kecamatan Lasusua, sekitar 1000 lebih pelanggang yang menunggak pembayaranya.Sehingga, pihaknya membentuk 4 tim dari PDAM Tampanama untuk melakukan pemutusan bagi pelanggan yang menunggak.

    “Sebelum Pemutusan, terlebih dahulu kami lakukan penagihan, tidak ada resfon dari pelanggang, Kami baru  melakukan tindakan pemutusan kepada pelanggang yang menungak,"ungkapnya.

    Ia juga membeberkan bahwa, baru berjalan dua minggu bekerja, Dirinya bersama Timnya sudah ratusan lebih sambungan pipa meteran Pelanggang telah diputus, dengan di lakukan pemutusan kepada pelanggang yang menunggak, juga  berdampak positif karena, pelanggang yang sambungan meteranya diputus, langsung membayar denda di kantor PDAM.

    "Dampak pemutusan meteran, Pembayaran denda saat ini diperkirakan sudah mencapai angka 20 hingga 30 jutaan dan pencabutan tersebut akan terus berlangsung sampai seluruh penunggak melakukan membayaran tunggakan,"Bebernya.

    Dalam aktifitas dilapangan, Kata Sarman pihaknya juga menemukan ada pelanggang yang menyambung langsung kepipa induk tampa melalui meteran PDAM, untuk menjaga kerugian, kami melakukan tindakan pemutusan sambungan dan dilakukan denda sesuai dengan aturan, Pelanggang tersebut telah menyelesaikan pembayaran dendanya.

    Karena itu, Sarman juga menghimbau kepada  pelanggan PDAM yang menunggak, untuk segera membayar pemakaian air. Karena, PDAM saat ini banyak pengeluaran untuk biaya  perbaikan. PDAM Tampanama, baik sekarang maupun yang akan datang, akan  berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh  pelanggang di Kolaka Utara. (*)


    Penulis | Bahar

















Berita Populer


VIDEO