• Sekwan : PAW Wakil Ketua II DPRD Wakatobi Murni Kehendak Internal Nasdem

image_title
Ket: PAW Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Wakatobi, La Ode Nasrullah
  • Share

    BUMISULTRA

    WAKATOBI - Wakil ketua II, DPRD Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi berganti setelah La Ode Nasrullah dilantik diruang rapat paripurna DPRD pada Senin (22/11/2021)

    Jabatan Wakil Ketua II, sebelumnya dipegang Sulaeman Akbar.Di iinternal partai Nasional Demokrat (Nasdem), Ia tampil didapil 1 Wangi-Wangi sebagai peraih surat suara terbanyak capai 1.078 pemilih.

    Bupati Wakatobi, H.Haliana yang bertindak mewakili Gubernur Sultra membacakan SK nomor 589 tentang peresmian pemberhentian dan pergantian antar waktu (PAW) wakil ketua dewan perwakilan rakyat daerah Kabupaten Wakatobi.

    Menurutnya, pergantian antar waktu bagi wakil ketua II DPRD tersebut merupakan proses politik.

    "Atau juga dapat terpilih melalui PAW jika wakil ketua yang telah terpilih dari hasil pemilihan umum sebelumnya diberhentikan atas usul partai politik",sebutnya.

    Ia turut menjelaskan tugas pokok DPRD selain bersama-sama pemerintah melahirkan produk peraturan daerah (Perda), membahas APBD juga melakukan pengawasan Perda dan APBD serta wewenang lain yang diatur berdasarkan perundang-undangan.

    "Masih banyak program harus dilaksanakan oleh Pemda sehingga saya berharap DPRD dan stakholder dapat bekerja sama untuk mencapai kesejahteraan masyarakat", pintanya.

    Hadir dalam paripurna selain ketua DPRD, H.Hamirudin, Wakil Ketua I, H.Arifuddin Rasyidi dan 17 anggota DPRD, Sekda,H.La Jumadin serta kepala OPD dan unsur pimpinan istansi vertikal

    Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dewan, H.Rusdin menyebut PAW wakil ketua II DPRD,  murni usulan DPP Partai Nasdem sehingga tidak melalui mekanisme sidang etik dewan kehormatan.

    "Kalau ranahnya DPRD hanya memproses secara administrasi. Surat permintaan PAW dari Surya Paloh ditindak lanjuti DPW dan DPD Nasdem", terangnya.

    Kata dia, secara administrasi setelah surat DPP Nasdem diterima pihaknya melakukan pengumuman lalu sidang paripurna dan mengusulkan ke Gubernur melalui Bupati Wakatobi.

    Sesuai undang-undang, alur PAW anggota DPRD jika usulannya lewat DPRD maka tentunya akan diproses oleh dewan kehormatan kemudian diajukan ke partai politik. Hanya saja, mekanisme PAW Wakil ketua II, tak ada intervensi DPRD.

    Saat di tanya terkait alasan PAW, Sulaeman Akbar. Ia menyebut hal itu menjadi hak progratif intern partai Nasdem bahkan sesuai pengakuannya ketua DPRD, H.Hamirudin, awalnya tidak tahu samasekali akan ada PAW unsur pimpinan di tubuh DPRD Wakatobi.

    "Memang berkembang opini. Ada anggapan masyarakat bahwa ada intervensi DPRD untuk mengusulkan pergantian. Padahal faktanya hal itu adalah usulan partainya sendiri", tutupnya. (*)


    Penulis | La Ilu Mane










































VIDEO