• Pasca Pemakaman Korban Pembunuhan, Puluhan Pemuda Serang Kanakea

image_title
Ket: Aparat Polres Baubau sedang siaga menghalau massa yang hendak serang Kanakea
  • Share

    BUMISULTRA

    BAUBAU -Pasca pemakaman jenazah MR (15) yang merupakan korban pembunuhan di Kelurahan Wameo Kota Baubau, puluhan massa bermasker datang menyerang Lingkungan Kanakea yang terletak di Kelurahan Nganganaumala, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau kurang lebih sekitar pukul 16.50 Wita Jumat sore (30/03/2018).

    Pantauan bumisultra.com , terlihat luapan emosi dari puluhan kerabat korban yang menyerang Kanakea membuat suasana di sekitar pertigaan dekat sumur umum makin mencekam, sesekali terdengar teriakan dari kubu asal Wameo yang diduga adalah pihak keluarga korban.

    "Kami sudah rela mati, kalau mau tembak silahkan tembak, adik saya yang tidak tau apa-apa yang dipotong, kalau jago jangan habis potong langsung lari," ungkap salah satu pemuda yang tidak diketahui identitasnya.

    Kesal tak satu pun pemuda Kanakea yang muncul, rumah warga yang berada di pinggiran jalan seputar Kanakea jadi sasaran dan di hujani lemparan batu.

    Melihat situasi makin memanas, aparat Polres Baubau dibawah Komando AKBP Daniel Widya Mucharam, S.IK., MPA bergerak dengan sigap halau massa yang hendak menyerang Kanakea.

    Untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan, tembakan peringatan ke udara dan gas air mata pun dilancarkan oleh aparat, tak berselang lama, massa penyerang pun berhasil dihalau dan dipukul mundur.

    "Tolong mundur, nanti kami cari pelakunya," ungkap Kapolres singkat, sambil berusaha mendekati dan menenangkan massa.

    Dititik yang berbeda, salah satu anggota Satlantas Polres Baubau Brigadir Fauzan yang berjaga mengamankan arus lalu lintas sempat mengamankan puluhan anak panah yang didapatnya di aspal jalan raya.

    Untuk diketahui, sejak siang seluruh aparat TNI/Polri yang bertugas di Kota Baubau siap siaga. Dandim 1413 Buton Letkol Inf Davy Darma Putra dan Kapolres Baubau AKBP Daniel Widya Mucharam, S.IK.MPA turun tangan langsung mengamankan situasi bersama pasukannya.

    Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian. (*)


    Penulis | Anton