• Demo Guru di Muna, Minta Bupati Cabut SK Mutasi

image_title
Ket: Asisten I Pemkab Muna LM. Ruslan Ibu , saat menerima aspirasi pendemo
  • Share

    BUMISULTRA

    MUNA--Ratusan guru di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (7/6/2021) menggelar aksi demonstrasi, mereka meminta agar Bupati Muna, LM. Rusman Emba segera munkin memerintahkan kepala BKPSD Muna, Sukarman Loke agar mencabut SK mutasi yang dianggap Ilegal.

    Hal itu berdasar, karena mutasi massal 222 guru di Muna dianggap cacat hukum dan tidak prosedural. Bagaiamana tidak, SK pemindahan guru bukan karena kepentingan penataan guru, hal ini dibuktikan dengan SK pembagian tugas yang menunjukan mereka mengajar memenuhi beban mengajar 24 jam perminggu.

    Korlap Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMP2), Hasan Jufri menemukan banyak kejanggalan di SK pemindahan tugas para guru. salah satunya yakni dipindah tugaskan dengan tidak mempertimbangkan lokasi tempat tugas yang baru yang jauh dari anak dan suami/istri.

    "Mutasi ini tidak prosedural karena dilakukan pada awal atau akhir semester, dimana pada saat itu anak didik mereka masi melakukan proses ulangan yang mengakibatkan proses belajar mengajar jadi terganggu,''ujarnya.

    Lanjut Jufri, Mutasi sah sah saja dilakukan dengan mempertimbangkan peraturan Mentri minimal jarak ditempuh 10-15 kilo namun faktanya di Muna lebih dari itu. ada guru yang menempuh jalan 50,70 hingga 100 kilo untuk pergi mengajar, sehingga mutasi ini sangat merugikan para anak didik.

    "Olehnya itu Bupati Muna segera memerintahkan Kepala BKPSDM, untuk segera mencabut SK pemindahan guru per tanggal 3 Maret 2021," tegasnya.

    Sementara itu Bupati Muna, Rusman Emba saat demo tidak berada di Kantor Bupati dan hanya di Wakilkan Asisten I, Lm. Ruslan Ibu. "Bupati Muna saat ini lagi sibuk dikarenakan hari ini hari ulan tahun PKK sesudah itu ada rapat ulan Tahun Kabupten Muna, jadi beliau tidak sempat hadir." singkatnya. (*)


    Penulis | Ali Once






























VIDEO