• PT Tiran Mineral Bantah Tudingan Explor Anoa Oheo

image_title
Ket: Humas PT Tiran Group, H. La Pili S.Pd
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI--Humas PT Tiran Group H La Pili S.Pd membantah tudingan Direktur eksekutif eXplor Anoa Oheo, Ashari dalam siaran persnya pada beberapa Media Online cenderung tendensius, provokatif dan berbau fitnah.

    ''Yang perlu diketahui oleh Ashari bahwa PT Tiran sebagai induk dari PT Tiran Mineral telah bergerak sudah hampir 25 tahun diberbagai sektor dan tidak pernah mengabaikan legalitas serta selalu patuh dengan regulasi pemerintah yang dipersyaratkan. ,'' ujar La Pili dalam siaran persnya yang dikirim di redaksi Bumisultra, Selasa (13/4/2021).

    Menurut Humas PT Tiran Group. La Pili  aktifitas PT Tiran Mineral di Desa  Waturambaha Kecamatan Lasolo Kepulauan sudah dilengkapi   dengan   semua   dasar   hukum   yang   dipersyaratkan.  Dimulai   dengan   adanya Rekomendasi lahan investasi nomor 530/358, Perizinan OSS Izin Lokasi, Izin Usaha Kawasan Industri, Sertifikat Laik Fungsi, dan Izin Lokasi Perairan berdasarkan NIB No. 1202000240342. Juga ada Persetujuan Izin Lokasi bernomor 503, Rekomendasi Percepatan Kegiatan Investasi No.353, Izin Usaha Pertambanagn dan Penjualan No. 255, serta Perjanjian Pembangunan Pabrik dan infrastruktur dasar lainnya.

    Disamping itu pula sedang berproses dan akan selesai dalam waktu dekat AMDAL, FS, beserta Master Plannya. Dengan fakta-fakta tersebut maka Pernyataan Pers   Ashari    menjadi    tidak    berdasar.   

    ''Kami    dari    pihak    PT    Tiran    sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum dengan melaporkan yang bersangkutan kepihak Kepolisian karena pernyataannya tersebut bisa berakibat merugikan pihak perusahaan dan juga masyarakat yang mengharapkan manfaat dari keberadaan PT Tiran Mineral. Apalagi kami telah banyak mendapatkan informasi bahwa Saudara Ashari ada dugaan indikasi kuat mau melakukan pemerasan kepada pihak perusahaan juga ada dugaan atas keinginannya untuk melakukan penambangan ilegal di lokasi tersebut. Untuk itu kami sedang berkoordinasi ada kemungkinan dalam waktu yang secepat-cepatnya, kami akan laporkan yang bersangkutan kepada aparat penegak hukum di wilayah Konawe Utara,'' urainya.

    Kepada para Penggiat LSM khususnya dibidang Pertambangan kami berharap bisa bekerja sama tentunya untuk bahu membahu mewujudkan tercapainya tujuan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

    ''Kami di PT Tiran Group sebagai bergabungnya anak-anak Pribumi mengharapkan dukungannya akan hal ini. Kalau yang warga asing saja datang menambang di daerah ini bisa diberi kesempatan, masa kok Pribumi yang ingin membangun daerahnya mau diganggu. Ini kan merugikan potensi dari putra-putri terbaik bangsa kita.,'' paparnya.

    Selain itu lanjutnya pihaknya dari PT Tiran Group selama ini sudah berusaha memberikan kontribusi terbaik pada daerah. Di Kabupaten Bombana  telah membangun Pabrik Tebu, di Konawe Selatan ada Pabrik Perkebunan Kakao, Kacang Mette, dan juga Pabrik Ternak, dan juga di tempat-tempat lainnya.

    ''Semoga dengan kekompakan kita semua, bisa mewujudkan cita-cita kesejahteraan daerah kita tercinta ini,'' imbuhnya. (*)

     

     

     

    Penulis | Suhardiman Sawali
























VIDEO