• Ramadan, DPRD Kendari Pantau Ketersediaan Barang dan Harga di Pasar

image_title
Ket: Andi Sulolipu saat melakukan sidak bersama anggota Komisi II DPRD Kendari, Senin (12/4/2021).
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI - Masuk bulan ramadan, DPRD Kendari melakukan sidak di sejumlah pusat perbelanjaan yakni swalayan dan pasar tradisional. Sidak dipimpin langsung Ketua DPRD Kendari, Subhan ST bersama Komisi II yakni Ketua Komisi, Andi Sulolipu didampingi Wakil Ketuanya, Sahabuddin dan M Syaifullah Usman pada, Senin (12/04/2021).

    Subhan selaku Ketua DPRD Kendari, mengatakan, sidak dilakukan untuk memantau ketersedian barang dan juga harga selama ramadan dan menjelang Idul Fitri nantinya.

    “Pemantauan ketersediaan dan kenaikkan harga kebutuhan pokok masyarakat ini dimulai sejak H-1 ramadan dan satu minggu ramadan. Hal tersebut akan menjadi bahan bagi kami DPRD untuk ditindak lanjuti bersama Disperindagkop Kendari,” ucapnya.

    Mengaminkan ucapan Ketua DPRD Kendari, Ketua Komisi II, Andi Sulolipu, mengungkapkan, sidak dilakukan untuk melihat distribusi barang di pasar, dan juga memastikan tidak adanya permainan harga, serta memastikan barang yang dijual tidak kedaluwarsa.

    "Sidak hari ini kami lakukan untuk melakukan pemantauan sekaligus pengawasan terhadap ketersedian barang dan harga serta menjamin barang yang dikonsumsi masyarakat tidak kedaluwarsa," tegasnya.

    Dia menambahkan, hasil dari sidak ini didapatkan kenaikan harga pada ayam potong yang disebabkan pemasok hanya satu serta cabai yang mengalami kenaikan di semua kabupaten Kota se Sultra, selanjutnya Komisi II meminta Disperindagkop Kendari selaku mitra kerja komisi II untuk mengambil langkah untuk menstabilkan kenaikan harga beberapa komoditas.

    Diketahui, sidak pertama di lakukan di Swalayan Indogrosir dengan mengecek ketersediaan barang dan kenaikan barang serta masa berlaku barang. Selanjutnya, Pasar Sentral Kota Lama dan Pasar PKL Kendari.

    Sidak yang dilakukan di dua pasar tersebut, ditemukan kenaikan harga untuk beberapa jenis komoditas yaitu ayam potong dari Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per ekor. Dari komoditas cabai juga mengalami kenaikan harga, untuk cabai rawit dari Rp 35 ribu naik menjadi Rp 50 ribu, begitupun cabai besar dan cabai keriting. Sama halnya cabai, harga bawang merah pun ikut naik yang awalnya Rp 30 ribu naik menjadi Rp 35 ribu. Rombongan dari DPRD Kendari juga menemukan kurangnya pedagang yang menjual daging sapi. (*)


    Penulis | Septiana
























VIDEO