• Berkunjung ke DPRD Kendari, DPRD Wakatobi Konsultasi Terkait Perda Inisiatif

image_title
Ket: Ketua Komisi II DPRD Kendari, Ir. Andi Sulolipu (kiri) saat menerima kunjungan DPRD Wakatobi yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wakatobi, H. La Ode Arifuddin Rasidi, S.Sos.
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI - Melakukan konsultasi dan koordinasi terkait mekanisme penganggaran dan kerjasama pihak ke III dalam penyusunan Peraturan Daerah (Perda) inisiatif. DPRD Wakatobi melakukan kunjungan ke DPRD Kendari.

    Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kendari, Ir. Andi Sulolipu didampingi anggota komisi II yang lain yakni Sahabuddin, S.Ip, dan Amiruddin. Pada rapat konsultasi itu, Andi Sulolipu, mengatakan, dalam proses penyusunan dan pembahasan perda inisiatif, DPRD maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari selalu melibatkan pihak ke III.

    "Dalam penyusunan perda, kami selalu melibatkan pihak ke III yaitu akademisi dalam penyusunan naskah akademik hingga dalam pembahasaan perdanya. Tetapi kami juga tetap mengundang Kemenkumham saat rapat pembahasan untuk mendengar masukan sehingga perda yang dihasilkan bisa berkualitas," ungkapnya, Rabu (17/2/2021).

    Kedatangan DPRD Wakatobi ini mendapat apresiasi, Andi mengucapkan terimakasih, karena telah menjadikan DPRD Kendari sebagai tujuan untuk melakukan konsultasi dan semoga kedepan DPRD Kota Kendari dapat berkunjung ke kabupaten Wakatobi untuk melakukan konsultasi terkait pengembangan wisata dan pemaksimalan potensi kelautan di Kabupaten Wakatobi.

    "Rapat konsultasi dan koordinasi yang dilakukan ini sangat berguna untuk dapat menghasilkan perda yang memenuhi asas hukum yuridis, sosiologis untuk diterapkan dalam mengatur kehidupan masyarakat di daerah masing-masing," tambahnya.

    Kunjungan DPRD Wakatobi ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wakatobi, H. La Ode Arifuddin Rasidi, S.Sos. Pada kesempatan itu pihaknya menegaskan, tujuan dari kunjungan ini untuk melakukan konsultasi dan koordinasi terkait mekanisme penganggaran dan kerjasama pihak ke III dalam penyusunan perda inisiatif DPRD Kendari.

    "Hal ini dilakukan karena selama ini DPRD Wakatobi dan Pemda Wakatobi hanya melibatkan Kemenkumham dalam penyusunan perda inisiatif," ungkap dia.

    Arifuddin menambahkan, sementara DPRD Kendari maupun DPRD Provinsi Sultra telah bekerja sama dengan pihak ke III dalam hal ini akademisi terkait penyusunan naskah akademik. Inilah yang perlu dipelajari. (*)


    Penulis | Septiana












VIDEO