• Miris ! Jembatan Trans Sulawesi di Kolut Memprihatinkan   

image_title
Ket: Kondisi jembatan trans sulawesi yang berada di desa Larui Kecamatan Porehu Kabupaten Kolaka Utara, provinsi Sulawesi Tenggara.
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLUT -  Jembatan, Jalan Trans Sulawesi  di Desa Larui Kecamatan Porehu Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini, kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya, jembatan kayu yang terbuat dari batang kelapa sepanjang 9 x 5 meter, telah mengalami kerusakan yang sangat parah.

    Jembatan berusia puluhan tahun yang nyaris ambruk tersebut, juga salah satu akses transportasi warga desa di Kecamatan Porehu dan Kecamatan Tolala,  untuk dilalui kendaraan roda dua, empat maupun roda enam namun, pengendara harus ekstra hati - hati.

    Kepala Desa Larui, Edi Wahyudi mengungkapkan, saat ini, kondisi jembatan yang terbuat dari batang Kelapa ini sudah sangat membahayakan. Meskipun, jembatan ini masih bisa dilalui kendaraan roda dua dan mobil pribadi maupun kendaraan roda enam namun, pengendaraan  harus ekstra hati-hati untuk melintas. 

    “Jembatan kayu ini, sudah sangat membahayakan untuk dilalui, baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, Kalau tidak hati-hati bisa saja tergelincir dan terjun kebawah,” kata Kades ini kepada Bumisultra.com, Sabtu (21/11/2020)

    Dikatakan Edi Wahyudi bahwa, Jembatan ini merupakan akses transportasi warga  dalam melancarkan  perekonomian dari hasil bumi warga dua kecamatan.  

    "Jembatan ini, dulunya hampir ambruk, tetapi sebagai pemerintah desa terpaksa saya bersama masyarakat bergotong royong membuat bronjong landasan jembatan untuk memperkuat agar bisa dilalui kendaraan,"ungkapnya.

    Ia juga mengatakan, d itahun 2019 lalu, beberapa anggota DPRD tingkat l Provinsi Sulawesi Tenggara telah mengunjungi desa Larui untuk melihat langsung kondisi jembatan, namun hingga hari ini jembatan tersebut, belum ada tanda - tanda untuk dikerjakan secara permanen.

    "Sudah pernah dua anggota DPRD Provinsi turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi Jembatan ini. bahkan, kata H.Jumardin dan pak Endang  berjanji di tahun 2021mendatang  jembatan tersebut siap dikerjakan," ungkapnya. 

    Karena itu, Kades Larui ini sangat berharap kepada  pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara agar segera merealisasikan pembangunan jembatan Larui, ditahun anggaran  2021 mendatang, sebelum jembatan tersebut memakan korban.

    “Saya bersama masyarakat Larui berharap, Semoga jembatan ini bisa segera diperbaiki, bukan hanya janji," tutupnya (*)


    Penulis | Bahar








VIDEO