• 7 Ribu Relawan Hadiri Deklarasi ''Halo' Wakatobi

image_title
Ket: Konferensi pers, pasangan Balon Bupati Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara(Sultra), H.Arhawi - H.Hardin La Omo ( HALO), di sekretariat Partai Golkar Wangi-Wangi, Minggu (9/8/2020)
  • Share

    BUMISULTRA

    WAKATOBI - Diperkirakan sebanyak 7 ribu relawan hadiri deklarasi pasangan bakal calon kepala daerah (Bacakada) Kabupaten Wakatobi, H.Arhawi- H.Hardin La Omo dilapangan Merdeka Wangi-Wangi, Minggu (9/8/2020).

    Diungkap H Arhawi lewat konferensi pers sejumlah awak media. Jumlah relawan dan simpatisan mencapai 6 -7 ribuan yang berasal dari ibu kota Kabupaten, pulau Wangi-Wangi yakni perwakilan 41 Desa dan kelurahan pada dua kecamatan baik Wangi-Wangi Selatan maupun Kecamatan Wangi-Wangi.

    Dalam deklarasi itu juga diumumkan akronim nama keduanya. Kemudian, akronim itu disingkat 'HALO' Wakatobi dan mereka sengaja umumkan bertepatan dengan waktu pencoblosan 9 Desember, mendatang.

    Harapannya. Akronim nama kedua Balon Bupati dan Wakilnya periode 2021-2026 ini mampu diingat dan dipilih masyarakat sesuai target 75 persen perolehan suara dari total 79 ribu lebih peserta pemilih.

    "Insha Allah kita semua bisa kita raih tergantung kerja politik. Kami telah siap bekerja sesuai dukungan politik dan logistik,''  tegasnya.

    Ia juga mengumumkan partai pendukung yang telah merekomendasikan pasangan 'HALO' Wakatobi maju diperhelatan Pilkada serentak 2020, diantaranya partai Golkar dan Demokrat.

    Kendati hanya 2 Parpol pendukung. Paslon 'HALO' Wakatobi tetap optimis meraih rekomendasi partai lain dan ia mengaku telah melakukan lobi politik hanya saja, sengaja ia tak umumkan sebelum final perolehan rekomendasi.

    "Ada beberapa partai namun saya sampaikan tidak ingin mendahului sebelum secara resmi rekomendasi kami pegang. Sehingga semua tetap berkompetisi untuk raih rekomendasi yang sama,'' sambungnya.

    Ia pun menyebut 4 program unggulan yang dicetuskan 4 tahun lalu, khususnya disektor pariwisata akan pertajam baik konsep maupun realisasinya mengingat Wakatobi sebagai daerah pariwisata unggulan

    "Dalam waktu dekat kita akan sampaikan apa sebetulnya tambahan yang sebelumnya telah terpublish. Mudah-mudahan masyarakat paham persis terkait program yang telah kami selesaikan sebelumnnya", harapnya.

    Kata dia, Wakatobi saat ini memiliki pekerjaan besar dimana pemerintah pusat telah menetapkan 10 top daerah tujuan wisata ( top ten destination-red) dan 5 KSPN baru yang didorong pembanguannnya.

    Sehingga kehadiran pasangannya, H.Hardin La Omo yang memiliki segundang pengalaman menata birokrasi mampu mengoptimalkan kerja-kerja pemerintahan yang baik (Good Governance) terutama menyangkut realisasi capaian keuangan yang baik dan bersih.

    "Beliau saya paham menjadi Sekda kurang lebih 7 tahun dan melalangbuana di birokrasi sekalaigus mantan politisi di DPRD Buton. Beliau paham terkait tugas-tugas pemerintahan,'' bebernya.

    Meski, tagline pembangunannya kali ini jika terpilih pada periode kedua bersama pasangannya, H.Hardin La Omo belum disusun secara matang namun ia meyakini 4 program unggulan baik sektor pariwisata, perikanan kelautan, perdagangan antar pulau dan pengembangan ekonomi kreatif masih akan didorong dan dilanjutkan

    "HALO Wakatobi itu merupakan akronim sekaligus sebagai taglina Arhawi Hardin La Omo. Didalamnya ada konsep 4 program kita dorong. Khususnsya dibidang pariwisata terkait kesempurnaan sehingga berbagai sektor pembangunan bisa kita wujudkan secara bersamaan,'' ujarnya.

    Ia pun menanggapi isu politik yang sengaja dihembuskan terkait pembangunan dimasanya. Kendati, ia telah berbuat akan tetapi masih dinilai belum maksimal tak lantas membuatnya kehilangan nilai dimasyarakat.

    "Apapun cerita kita sampaikan diluar sana, masyarakat tetap melihat apa yang telah kita bangun. Dan jika selama ini dianggap baik maka Insha Allah tidak akan ada yang terprovokasi,'' tutupnya. (*)


    Penulis | La Ilu Mane








VIDEO