• Fery Kolaka-Bajoe Kembali Dibuka, Bupati Segera Melapor ke Gubernur

image_title
Ket: Bupati Kolaka Ahmad Safei bersama Kapolres Kolaka AKBP Saiful Mustofa, Dandim Kolaka Letkol Kav Amran Wahid, Ketua DPRD Kolaka Sainal Amrin dan pejabat Pemkab Kolaka
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLAKA- Dibukanya kembali jalur laut Fery Kolaka-Bajoe kabupaten Bone Sulsel, menjadi kekwatiran warga dengan penyebaran virus corona atau covid19, Karena itu Bupati Kolaka akan segera melaporkan hal ini ke Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra).

    "Bupati Kolaka segera melaporkan hal ini (dibukanya jalur Kolaka-Bajoe) ke Gubernur Sultra, untuk dilakukan pembicaraan dan kesepakatan dengan Gubernur Sulsel terkait kondisi ini," kata juru bicara Gugus tugas (Gustas) covid19 Kolaka dr Muhammad Aris, kamis (9/4/2020)  malam.

    Menurut Aris, berdasarkan hasil rapat yang pimpin Bupati Kolaka Ahmad Safei dengan Forkopinda, bersama instansi terkait yakni ASDP, KKP dan Syahbandar terkait pembukaan kembali penyeberangan Fery Kolaka-Bajoe, tetungkap kalau pembukaan jalur penyeberangan kapal fery merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.

    Menurut ketua IDI Kolaka ini, sambil menunggu keputusan dari Pusat, Bupati Kolaka akan mengusulkan pembatasan penumpang, sekaligus melakukan komunikasi dengan Bupati Bone, supaya penumpang yang akan menyeberang harus dilakukan pengecekan kesehatan sebelum naik kapal.

    "Ketika ada yang sakit maka tidak boleh menyeberang, demikian sebaliknya. Selama dalam kapal seluruh penumpang wajib pakai masker, kemudian dilakukan pembatasan jarak selama dalam kapal. Harus diumumkan terus setiap jam mengenai Covid19," ungkapnya.

    Ditambahkannya, sebelum turun di Kolaka, semua penumpang akan diperiksa dan dicek lagi, sekaligus dilakukan pendataan alamat dan nomor handphone,kemudian dimasukkan kedata Gustas untuk diserahkan ke camat masing-masing hingga ke desa dan kelurahan, guna dilakukan pemantauan.

    "Sebagai informasi awal dari pihak perhubungan, bahwa orang yang menyeberang betul-betul dibatasi jumlahnya. penumpang mobil juga dipatok, serta sepeda motor tidak boleh ada boncengan," kata dr Muhammad Aris.

    Sekedar diketahui jalur penyeberangan fery Kolaka-Bajoe kembali dibuka mulai Rabu (9/4/2020), setelah sebelumnya dilakukan penutupan. Kapal Fery kembali beroperasi dengan tiga kali pemberangkatan, yakni pukul 09.00 wita, pukul 11.00 wita dan 15.00 wita. Hal inilah yang menjadi keresahan warga Kolaka, sebab saat ini Sulsel sudah ditetapkan sebagai zona merah covid19.(*)


    Penulis | Armin Arsyad






VIDEO