• Kades di Kolut Diduga Selewengkan DD Sejak Tahun 2015

image_title
Ket: Sekretaris DPMD Kolut, Patehuddin, SH
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLUT  -  Kepala Desa Pohu Kecamatan Rante angin Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) dilaporkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) unit dua tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Kolaka Utara oleh perwakilan masyarakat desa Pohu, yakni  Badan Permusyawaratan Desa (BPD)

    Menangapi hal pelaporan tersebut, Plt Kadis  DPMD, Taufiq Burhan  melalui, Sekretarisnya, Patehuddin, SH mengungkapkan  bahwa, laporan oleh ketua BPD ke Tipikor dugaan korupsi penyelewengan DD tahun 2015 hingga tahun 2019 itu adalah hak sebagai warga desa, dimana kades juga berhak untuk mengklarifikasi.

    "Ini baru pelaporan, kepolisian baru menerima aduan warga terkait dugaan korupsi DD, BUMDes dan pemalsuan tanda tangan, ini masih dalam  tahap pengumpulan data, apakah laporan warga benar atau tidak, dan kades juga  berhak mengklarifikasi tuduhan itu," kata Patehuddin kepada Bumisultra.com diruang kerjanya, Kamis (13/02/2020).

    Lebih lanjut kata Sekdis DPMD ini,  sebagai pembina desa di Kabupaten Kolaka Utara pihaknya menyampaikan kepada Kepala Desa yang terlapor untuk bertanggung jawab serta menyiapkan dokumen administrasi pengelolaan Dana Desa.

    "Kami dari DPMD sebagai pembina didesa telah menyampaikan kepada kades yang terlapor untuk bertanggung jawab serta menyiapkan dokumen dan administrasi pengelolaan DD tahun 2015 hingga 2019," ungkap Patehuddin.

    Menurutnya, semua desa dalam Pengelolaan Dana Desa tahun 2015 hingga tahun 2019 termasuk desa yang dilaporkan dipastikan menyimpan arsip pengelolaan Dana Desa untuk di cocokan.

    "Kalau mengenai fisiknya pengeloaan DD pasti ada dokumennya ter arsip," ungkapnya

    Ia juga menambahkan, terkait dilaporkannya Kades Pohu ke Tipikor, pihaknya punya kewajiban akan turun  untuk memonitoring serta  mengkroscek langsung kelapangan mana - mana yang pembangunan infrastruktur fisik yang dilaporkan oleh BPD 

    "Tanpa ada laporan kami turun monitoring ke desa, apalagi ada laporan warga langsung kepolisi terkait dugaan penyelewengan DD, dipastikan kami akan langsung ke lapangan," janjinya. (*)


    Penulis | Bahar












VIDEO