• Putra Bangkali, Berawal dari Perias Desa Hingga Masuk Kalangan Artis

image_title
Ket: Laode Rahmat Hidayat Mudini
  • Share

    BUMISULTRA

    MUNA--Buah jatuh tidak jauh dari pohonya. begitulah pepatah yang pantas disandangkan oleh Rahmat, putra Kabupaten Muna, kelahiran Desa Bangkali 1996. mengikuti jejak ibunya sebagai seorang perias tidak lah muda buat dia. apalagi pekerjaan ini selalu diidentik oleh kaum hawa.

    Nama lengkap Laode Rahmat hidayat Mudini awalnya adalah seorang perias Desa yang jasa Make Up nya digunakan saat ada pernikahan di kecamatannya ataupun di desa. Karena usaha dan keuletannya sehingga semuanya berkembang sempurnah. jasanya sebagai seorang perias kini dimanfatkan dikalangan artis papan atas.

    Meniti karir diusia 9 tahun sebagai seorang perias wajah, ia tak pernah malu bahkan pesimis. karena menurutnya, selagi semua usaha yang bernilai positif dan hasilnya halal patut untuk diperjuangkan. apalagi ini adalah usaha keluarga turun temurun yang sampai saat ini dijalankan.

    "Selain jasa make up, saya juga punya usaha dekorasi kelurga. dan dikampung itu dekorasi dijalankan oleh ibu dan kedua kakak perempuan saya wa ode nurlaila dengan siti muriana. dan alhamdulilah semua bisa berjalan lancar,'' katanya. 

    Anak dari pasangan La Mudini sp, dan Siti Baryah tak menampik jika, jasa riasnya  yang kini diminati para artis tak lepas dari dukungan dan doa kedua orang tuanya. Tak hanya itu sepak terjangnya sebagai seorang perias ternyata dikenal dan dipakai sampai di Kota Batam hingga Singapore.

    Rahmat yang sering disapa La Ode oleh para selebriti membeberkan, Jika jasa riasnya kini dikontrak oleh artis penyanyi Duo Semangka dengan total perbulannya 20 juta lebih. sedangkan kontrak per jobnya sebesar Rp 4 hingga Rp 5 juta untuk Job Off Air. Bukan hanya itu jasanya juga sering dipakai oleh selebriti lainnya.

    "Biasanya juga saya dipanggil untuk merias sejumlah artis seperti Melany Ricardo, Zaskia Gotik, Clara gopa, Duo Semangka, dan dalam waktu dekat ini, insya allah tidak ada halangan dipanggil sama Siti Badria,''  katanya.

    Karena baru sebulan menjalankan bisnis Riasnya di Ibu Kota, Rahmat meminta doa dukungan kepada keluarganya agar kedepan usaha yang di embannya bisa lebih maju. sebagai laki laki ia tetap optimis dengan bisnisnya ini selama tidak melanggar kodrat pria pada umumnya.

    Ditanya soal profesinya sebagai perias, Rahmat tidak malu bahkan malah bersukur, karena ini adalah hidayah yang sudah diberikan kepadanya. menurutnya, selagi usaha itu halal  kita harus selalu bersukur dengan apa yang kita dapat. dan asal kita masi bisa menjaga iman dan diri kita.

    "Saya mulai usaha ini awalnya dari desa dari umur 9 sampai 14 tahun.  kemudian inisiatif sendiri harus bisa langsung masuk kota hingga akhirnya sampai dikendari. dan disitu awal perdana saya Make up artis Duo semangka hingga sekarang," tandasnya. (*)


    Penulis | Ali Rasyid












VIDEO