• Pertumbuhan Ekonomi Sultra Tercatat Tertinggi Kelima Secara Nasional

image_title
Ket: Pertemuan Tahunan BI, Rabu (11/12/2019). Foto : Septiana
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI - Ketidakpastian perekonomian global turut memberikan dampak terhadap perekonomian Sulawesi Tenggara (Sultra). Hingga triwulan III 2019, perekonomian Sutra berada dalam tren yang menurun dengan capaian sebesar 6,2% (yoy). Meskipun demikian, perekonomian Sultra masih dapat tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tumbuh 5,0% (yoy) dan mencatatkannya sebagai provinsi dengan pertumbuhan tertinggi kelima secara nasional.

    Hal itu dikemukakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sultra, Suharman Tabrani pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia yang diselenggarakan di Hotel Claro, Rabu (11/12/2019).

    Suharman juga menyebutkan, inflasi Sultra pada tahun 2019 berada pada tingkat yang terjaga. Hingga November 2019, inflasi Sultra tercatat sebesar 2,65% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi nasional yang sebesar 3,00% (yoy). Capaian tersebut merupakan yang terendah kedua di regional Sulawesi.

    "Di tengah situasi perlambatan ekonomi saat ini, fungsi intermediasi perbankan daerah ini tercatat masih positif. Kegiatan penghimpunan dana oleh perbankan hingga Oktober 2019 terpantau mengalami pertumbuhan yang tinggi, yaitu sebesar 18,2% (yoy) lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan DPK tahun 2018 yang tercatat sebesar 12,7% (yoy)," ungkapnya.

    Dia melanjutkan, untuk penyaluran kredit oleh perbankan tumbuh sebesar 12,4% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit di tahun 2018 yang tercatat sebesar 8,5% (yoy). Peningkatan penyaluran kredit tersebut juga didukung dengan terjaganya kualitas kredit dimana non performing loan secara gross hanya sebesar 2,4%.

    Adapun di bidang sistem pembayaran, ucapnya, BI Sultra terus mendorong penggunaan transaksi non tunai dalam transaksi keuangan di masyarakat. Beberapa upaya telah ditempuh melalui program elektronifikasi dan edukasi kepada masyarakat Sultra. Program elektronifikasi transaksi keuangan telah diterapkan dalam penyaluran program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah bekerjasama dengan HIMBARA untuk Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Sultra.

    Kedepan, masih dia, BI Sultra siap untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi lain dalam upaya mendorong elektronifikasi transaksi pemerintah daerah baik pada sisi pengelolaan belanja daerah maupun penerimaan daerah. (*)


    Penulis | Septiana






VIDEO