• FPIK UHO Kenalkan Teknik Pengemasan Vakum Kepada Warga Sambandete

image_title
Ket: im pelaksana FPIK UHO saat mensosialisasikan teknik pengemasan vakum di Deaa Sambandete. Foto : Septiana
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI - Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan pelatihan teknologi pengemasan dan pelabelan vakum ikan gabus asap di Desa Sambandete, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 16 November 2019. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pengaplikasian tri dharma perguruan tinggi khususnya pengabdian kepada masyarakat.

    Ketua Pelaksana Kegiatan, Kobajashi T Isamu SPi MP, mengatakan, sosialisasi penerapan teknologi pengemasan vakum produk ikan gabus asap dan pelabelan dilakukan karena masyarakat mengalami kendala terkait daya simpan ikan yang dijual.

    "Kelompok masyarakat pengolah ikan gabus asap di Desa Sambandete ini menemukan kendala terkait daya simpan ikan yang sangat singkat atau tidak tahan lama, selain itu terjadi kontaminasi lalat, serangga, dan kontaminasi silang manusia," ungkapnya, Sabtu (30/11/2019).

    Sehingga, lanjut dia, produk berpotensi tidak aman dikonsumsi, bahkan nilai jual produk tergolong rendah. Tidak sampai disitu saja, jangkauan pemasaran pun belum meluas. Disamping itu, masyarakat belum banyak mengenal dengan produk ini dikarenakan belum memiliki label.

    Untuk itu, Kobajashi bersama timnya yakni Ahmad Mustafa SPi MP, Hasnia Arami SPi MSi, dan Suwarjoyowirayatno SPi MSi mensosialisasikan teknik pengemasan vakum dan pelabelan tersebut.

    "Bersyukur karena masyarakat menyambut dengan baik metode ini dan tertarik untuk mengaplikasikannya pada produk ikan gabus asap mereka," jelasnya.

    Pihaknya pun berterimakasih atas dukungan Rektor dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UHO. Adapun pendanaan kegiatan berasal dari DIPA BLU UHO.(*)


    Penulis | Septiana








VIDEO