• Disdukcapil Gelar Pelayanan Perekaman e-KTP Keliling 15 Kecamatan di Kolut

image_title
Ket: Kepala Dinas( Kadis ) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil )  Kolut,  H. Salewangeng
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLUT  – Untuk memaksimalkan pelayanan dalam melayani kebutuhan masyarakat yang belum memiliki  KTP,  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) melakukan pelayanan perekaman e-KTP dengan cara  berkeliling di 15 kecamatan di Kabupaten Kolaka Utara ( Kolut ) Sulawesi Tenggara ( Sultra ).

    Dalam jadwal Pelayanan perekaman  KTP -EL ll keliling se - Kolut tahun 2019 yang  dimulai dari tanggal 14  hingga 30 oktober mendatang adalah, langkah pemerintah untuk menjemput bola hingga pelayanan sampai ke pelosok- pelosok desa yang terjangkau signal

    Kepala Dinas( Kadis ) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil )  Kolut,  H. Salewangeng menjelaskan, hal tersebut dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan Perekaman e - KTP 

    "Kami akan menjemput bola dengan cara  berkeliling diseluruh  wilayah kecamatan yang ada di Kolut untuk melakukan pelayanan perekaman e- KTP kepada warga yang belum mempunyai KTP," kata H.Salewangeng kepada Bumisultra di ruang Kerjanya. Rabu, 16/10/2019

    Dijelaskannya, selain  pelayanan perekaman e -KTP pihaknya juga melayani penerbitan Kartu Keluarga ( KK ), dan Akta kelahiran.

    "Bukan saja  perekaman e- KTP kita layani, namun kita juga layani penerbitan KK, jika  ada warga membawa untuk penerbitan akta kelahiran, kita juga layani,"ungkapnya.

    Dilakukannya  pelayanan perekaman e-KTP keliling, kata Salewangeng  adalah banyaknya masyarakat yang tidak peduli serta memperhatikan identitas dirinya sehingga Dukcapil turun langsung kelapangan untuk melakukan pelayanan.

    "Sebelum kita turun, kami menyurat kepada camat, nanti camat di komunikasikan kepada kades, lalu kades di komunikasikan kepada warganya,"jelasnya.

    Lebih Lanjut kata Kadis Dukcapil, Program ini tiap tahun dilakukan perekaman, dalam setahun dua kali dilakukan perekaman, baik kepada masyarakat maupun kepada siswa.

    "Contoh di SMA/SMK Kita lakukan perekaman,yang kita ambil  siswa kelas ll dan lll, meskipun belum mencapai 17 tahun kita tetap lakukan perekaman,nanti sudah berumur 17 tahun baru kita terbitkan KTPnya,"ungkapnya.

    Karena itu, H. Salewanggeng berharap kepada masyarakat khususnya yang berada di Desa- desa  untuk melakukan perekaman e -KTP untuk  Penerbitan KTP  sehingga warga tersebut dapat diakui sebagai warga negara yang baik.(*)


    Penulis | Bahar








VIDEO