• 3 Unsur Pimpinan DPRD Defenitif Wakatobi Dilantik

image_title
Ket: Pelantikan unsur pimpinan DPRD Wakatobi
  • Share

    BUMISULTRA

    WAKATOBI - Ketiga unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) defenitif Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara(Sultra) akhirnya dilantik. ketiganya menyatakan sumpah janji oleh Kepala pengadilan Negeri Wangi-Wangi, Yonto Hindaryanto, SH diruang rapat paripurna DPRD, Senin (14/10/2019).

    Rapat paripurna peresmian pengangkatan ketua dan wakil ketua DPRD Wakatobi tersebut berdasarkan surat keputusan (SK) Gubernur Sultra no.503 Tahun 2019. Terpilih diantaranya H.Hamirudin selaku ketua dan H.Syarifudin Rasidi Wakil Ketua I sementara Wakil ketua II dijabat Sulaiman Akbar.

    Ketua DPRD Wakatobi terpilih,H.Hamirudin menyebut hingga sejauh ini DPRD Kabupaten Waktobi masih mendapat banyak tantangan sebagai asprator rakyat namun DPRD tidak kehilangan semangat untuk terus bekerja baik melayani masyarakat maupun mewujudkan DPRD yang akuntabel dan terpercaya.

    Secara teknis ia menyebut selain percepatan alat kalengkapan Dewan terbentuk. Hal penting mengenai perumusan rancangan kerja DPRD sehingga besar harapan DPRD bisa mengambil peran-peran strategis didaerah.

    Ia turut pula menyampaikan rasa terimkasihnya kepada jajaran Pemda, penyelenggara Pemilu, pihak keamanan serta masyarakat yang telah mempercaya dan memberi mandat khususnya DPRD periode kerja 2019 -2024 itu.

    Sementara itu Bupati Wakatobi, H.Arhawi menyampaikan sambutan Gubernur Sultra berharap DPRD bisa mengemban amanah dengan sebaik-baiknya dan bertanggungjawab dalam rangka bermitra dengan Pemda untuk memajukan daerah.

    Menurutnya, pimpinan DPRD wajib mengetahui dan mampu menggagas, mengawal serta mengontrol pembangunan di daerah sehingga secara efektif dukungan para anggotanya tak cukup berbekal pengalaman politik praktis.

    Seiring perkembangan maka ekspektasi masyarakat secara pelaksanaan pembangunan meningkat yang bermuara kepada kesehteraan.Dengan demikian masyarakat berharap semakin mampu menyelesaikan persoalan ditengah-tengah masyarakat.

    "DPRD sebagai mitra mampu kerjsama secara baik dan mampu mengelola dan stabilitas didaerah dalam rangka kemajuan daerah,''  sebutnya.

    Selain itu DPRD juga diharapkan lebih meningkatkan kinerja dan punya empati terhadap masyarakat sesuai amanat UU yang berlaku

    "Rakyat menanti kerja nyata. Saya yakin meski berasal dari partai berbeda namun mampu melaksanakan kerja iklhas sehingga mampu memwujudkan kepercayaan masyarakat," sambungya.

    Sebelum menutup sambutannya. Bupati sempat membacakan 2 puisi sindiran terhadap DPRD mengenai kinerjanya yang dimaknainya sebagai langkah penting diketahui seluruh anggota legislatif baru itu. (*)


    Penulis | La Ilu Mane








VIDEO