• Sosialisasi Bantuan BPNT, Bupati Konsel : Penerima Bisa Lebih Tingkatkan Perekonomiannya

image_title
Ket: Bupati Konsel, Surunuddin berikan bantuan pangan non tunai di Desa Wawonggura. Foto : Humas Pemda Konsel
  • Share

    BUMISULTRA

    KONSEL--Pemerintah Daerah Konawe Selatan menggelar sosialisasi pemberdayaan Keluarga Penerima Mamfaat Program Keluarga Harapan (KPM - PKH), sekaligus launching Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama Tahun 2019 di Desa Wawonggura, Kecamatan Palangga, Rabu (10/7/2019).

    Kegiatan yang dirangkaikan dengan penyerahan Jamkesda ini, dihadiri dan dibuka oleh Bupati Konsel, Surunuddin Dangga didampingi Sekda, H Sjarif Sajang, Kadis Sosial, Edwin Kooodoh dan unsur Forkopimda.

    Turut dihadiri Operation Manager Bank Mandiri Area Kendari, Eko Oksiarso, Kepala BPJS Kesehatan Konsel, Nurdiah S. Dahlan.

    "Sekarang semua jenis bantuan sosial sudah berupa uang, bukan barang seperti dahulu, tentunya saya berharap masyarakat lebih memahami tujuan pemberian bantuan untuk apa, yakni, memastikan penerima mamfaat dapat melaksanakan aktifitasnya untuk kegiatan yang lebih baik, khususnya menunjang peningkatan perekonomian keluarga dengan sasaran menjamin pemenuhan kehidupan anak dibidang kesehatan dan pendidikan," ucap Surunuddin di kesempatan tersebut.

    Olehnya itu, Pemda menggelar sosialisasi atau pertemuan seperti ini untuk memastikan warga bisa lebih memahami dan mengerti terkait bantuan sosial yang digulirkan pemerintah, termasuk persyaratan yang harus dipenuhinya.

    Selain itu, tambah Surunuddin, kita sedang mendata warga yang belum tercover dalam program ini dengan meminta dinas terkait dan aparatur yang ada di kecamatan/kel/desa untuk melaporkan sesuai fakta yang ada. Yang sekaligus akan diberikan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan agar masyarakat kurang beruntung bisa merasakan pengobatan gratis dan mamfaat jaminan lainnya dari Pemkab Konsel.

    "Senin depan nanti sudah bisa di cek rekeningnya, untuk itu saya berpesan agar dana digunakan sebaik-baiknya, untuk disisihkan sebagai modal usaha keluarga, menjamin kesehatan anak dengan pemenuhan gizinya agar mereka hidup sehat, termasuk memastikan tidak ada anak-anak putus sekolah dalam menyongsong masa depannya yang lebih cerah sebagai generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas," pungkas Surunuddin.

    Sementara itu, dalam laporannya, Kadinsos Konsel, Edwin Koodoh mengatakan bahwa jumlah penerima KPM - PKH di daerah Konsel untuk tahun 2019 sebanyak 14.826 KPM hasil final closing tahap 3 bulan Mei tahun 2019, khusus Kecamatan Palangga berjumlah 722 KPM.

    "Penerima BPNT (peralihan dari beras sejahtera/rastra) Kabupaten Konsel tahun 2019 sebanyak 20.184 KPM, untuk Kecamatan Palangga berjumlah 871 KPM, tetapi untuk BPNT tahap pertama di Palanggga sebanyak 831 KPM, sesuai jumlah kartu yang ada, sedangkan Jamkesda Konsel tahun 2019 Dinsos telah mengusulkan ke Dinkes sebanyak 5.000 jiwa," beber Edwin.

    Adapun program kegiatan yang Dinsos laksanakan adalah pemutakhiran data miskin, dan pelaksanaan standar pelayanan minimal (SPM) bidang sosial antara lain, pemberdayaan penyandang disabilitas dan lanjut usia, serta program kesiapsiagaan penanganan bencana.

    "Selanjutnya melakukan verifikasi data PKH Desil 4 dan 4 Plus sebanyak 4.869 KPM yang saat ini prosesnya masih berlangsung, dan pencairan bansos PKH tahap 3 Tahun 2019 yang juga sementara berlangsung," tandas Edwin. (*)


    Penulis | Ama








VIDEO