• Kendari Raih Peringkat Ke-17 Kota Tanggap Narkoba

image_title
Ket: Penyerahan penghargaan kepada Sekretaris Kota Kendari, Nahwa Umar atas diraihnya peringkat ke-17 Kota Kendari Tanggap Narkoba.
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI - Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019, Pemerintah Kota Kendari meraih penghargaan sebagai kota tanggap narkoba dengan poin 63,38 dalam hal ini menjadi peringkat ke-17 dari 173 kabupaten dan kota.

    Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, Dra Murniaty, mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Kendari berdasarkan Indeks Kota Tanggap Narkoba (IKoTAN) yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia bekerja sama dengan Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjajaran (Unpad) 2019, karena Kendari dinilai tanggap terhadap penyalahgunaan narkoba serta Wali Kota Kendari yang juga banyak mengeluarkan regulasi.

    "Selain itu banyaknya tangkapan narkoba di wilayah ini. Bisa dibilang hal tersebut merupakan insentif bagi Kendari, mungkin diluar Kendari yang ada paket narkoba tetapi tertanggkap di wilayah Kendari. Itu bisa kita bilang bonus bagi daerah ini," jelasnya

    Mirniaty, menuturkan, dari sini bisa dilihat pentingnya peran masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, serta peran kejaksaan, pengadilan, dan media sangat luar biasa dalam menyuarakan Kendari bebas narkoba.

    Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, Nahwa Umar, mengapresiasi predikat tersebut. Penghargaan ini, merupakan usaha-usaha berbagai pihak yang selalu mendukung program BNN Kota Kendari.

    “Peringkat 17 sudah sangat bagus dari sebelumnya, namun saya berharap kedepan bisa lebih ditingkatkan lagi,” katanya, Selasa (9/7/ 2019).

    Dirinya menambahkan, Pemkot Kendari saat ini sedang menggagas program pencanangan kelurahan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Tidak itu saja sekolah-sekolah pun menjadi perhatian khusus, melihat maraknya peredaran narkoba serta pemakaian bahan adiktif di kalangan pelajar.

    “Para siswa dan siswi di kota Kendari akan dijadikan sebagai relawan dalam program ini mudah-mudahan bisa efektif menekan angka penyalahgunaan Narkoba di Kendari,” pungkasnya.


    Penulis | Septiana








VIDEO