• Dekan FTIK Periode 2019-2023 Canangkan Program Prioritas

image_title
Ket: Serah Terima Jabatan Dekan FTIK Periode 2019-2023
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) melaksanakan serah terima jabatan dari Dr. Hj. St. Kuraedah, M.Ag, Dekan FTIK periode 2015-2019 kepada Dr. Masdin, M.Pd, Dekan FTIK Periode 2019-2023 yang dilantik pada 9 Mei 2019.

    Prosesi pisah sambut antara pejabat baru dan lama ini digelar di ruang rapat gedung FTIK, Jum’at (10/5/2019). Kegiatan dihadiri oleh pejabat struktural dan fungsional serta mahasiswa FTIK.

    Pada kesempatan itu. Dr. Hj. St. Kuraedah menyampaikan permohonan maaf jika selama kepemimpinannya terdapat hal yang kurang berkenan sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama semua pihak dalam mengembangkan FTIK. Termasuk kepada mahasiswa yang telah bersinergi dengan pimpinan fakultas dalam mewujudkan dinamika kampus yang akademis dan berbasis pada mutu.

    “Kami berharap berbagai program strategis yang telah dirintis agar tetap dilanjutkan seperti peningkatan akreditasi prodi, percepatan penyelesaian studi melalui pengembangan kurikulum berbasis KKNI, dan pengusulan penyelenggara Program Profesi Guru (PPG) yang selama beberapa tahun ini telah dirintis” ungkapnya.

    Dr. Masdin, M.Pd selaku Dekan FTIK periode 2019-2023 dalam sambutan perdananya menguraikan target yang akan menjadi acuan kebijakannya ke depan. Selama kepemimpinannya, sejumlah program akan diarahkan pada upaya untuk mewujudkan Asian Class University. Kebijakan ini selaras dengan visi dan misi institusi.

    Ia menjelaskan, target Asian Class University akan dicapai melalui berbagai tiga orientasi program strategis antara peningkatan akreditasi prodi dengan target minimal 60 persen dari sepuluh prodi di FTIK mampu meraih akreditasi A terutama pada empat prodi yang tahun ini mengajukan reakreditasi. Target berikutnya adalah pengembangan SDM melalui program pendampingan dan bimbingan bagi dosen FTIK yang secara kualifikasi akademik maupun jabatan telah memenuhi kriteria untuk dapat diusulkan menjadi Guru Besar. Program lainnya adalah penyelengaraan Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) dan program Applied Approach (AA).

    “Program Pekerti ditujukan untuk dosen muda agar mampu menguasai berbagai konsep dasar dalam pembelajaran dan memiliki kemampuan mengajar yang memadai. Adapun program AA, merupakan kelanjutan dari program Pekerti yang juga ditujukan untuk para calon dosen yang berasal dari latar belakang sebagai guru agar dapat dipromosikan menjadi dosen di FTIK”, tambahnya.

    Pada bidang kemahasiswaan, mantan Ketua Program Studi Pendidikan Agama islam ini akan melaksanakan program pembibitan bagi mahasiswa FTIK yang berprestasi berupa pemberian bantuan agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya untuk dapat diberdayakan kembali menjadi dosen di FTIK.

    Hal lain yang menjadi perhatian adalah optimalisasi pengelolaan data berbasis IT, untuk memperoleh data akurat terkait dosen, pegawai dan mahasiswa sebagai dasar pengambilan kebijakan.

    “Melalui kesempatan ini, kami mengharapkan kerjasama dari semua unsur agar dapat mewujudkan tata kelola FTIK yang lebih berkualitas sehingga target Asian Class University yang dimaksud dapat terwujud”, tutupnya. (**)


    Penulis | Septiana



VIDEO