• DPK & KB Kolut Berharap Kampung KB Jadi Program Prioritas di Desa Tahun 2020

image_title
Ket: Kepala Dinas (Kadis) Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana, Muhammad  Jufri, S.KM 
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLUT ----Dinas Pengendalian  Kependudukan dan Keluarga Berencana  (DPP&KB )   berharap Kampung KB menjadi salah satu program prioritas kebijakan dukungan dana desa tahun 2020. Sebab, selama ini Kampung KB yang ada, belum maksimal serta  belum  banyak menyasar desa-desa Khususnya di kolut.

    "Meskipun jumlah Kampung KB sudah cukup mewakili satu kecamatan satu Kampung KB, tetapi dari hasil review yang dilakukan masih dinilai kurang terutama menyasar desa-desa yang ada dikolut, sebab 51 desa dan kelurahan belum memiliki tenaga Penyuluh KB,  hal ini  kita akan terus berjuang untuk program Kampung KB bisa didukung dengan keberpihakan dari dana desa tahun akan datang," ujar Kepala Dinas (Kadis ) Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana,   Muhammad  Jufri, S.KM  kepada  Media Bumisultra.com diruang kerjanya,  Rabu,  ( 15/5/2019).

    Dikatakannya,    Pendanaan Kampung KB khususnya di desa dari anggaran dana desa selama ini, sangat minim  sehingga,   tentunya belum cukup untuk mendukung program Kampung KB di desa-desa Khususnya di kolut,  Untuk itu, Dinasnya  sangat berharap di APBD atau APBN 2020 akan ada ruang  pendanaan untuk program Kampung KB dari dana desa.

    "Untuk mendorong hal tersebut, kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Melalui,   Dinas  terkait salah satunya,  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( DPMD ) untuk   memprioritaskan dari anggaran  dana desa di sektor kampung KB, sehingga di tahun 2020 nantinya  Kolut  bisa menjadi percontohan Kampung KB di Sultra," jelasnya.  

    Selain dukungan kebijakan pendanaan untuk Kampung KB.  Kata mantan  Sekretaris  RS  BLUD  Djafar Harun Kolut,   ini  akan lebih fokus pada pembentukan Kampung KB di daerah terpencil. Wilayah miskin yang memiliki karakter angka stunting yang  tinggi, padat penduduk, kurang memiliki akses kesehatan

    "Di tahun ini sekitar bulan Mei, Kami akan lebih memantapkan peran serta masyarakat terhadap KB serta optimalisasi peran Kampung KB agar pengaruhnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar," teranganya.

    Di samping itu juga,   kata Mantan Kabag Persidangan DPRD Kolut ini,  mengingat Kampung KB di Kolut  telah terbentuk  26 Desa. Tentunya diharapkan lebih bisa mendekatkan Program KKBPK atau Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga kepada masyarakat dengan mengaktualisasikan 8 fungsi keluarga dan membangun karakter bangsa melalui perwujudan keluarga kecil bahagia sejahtera.

    "Melalui penggarapan program pembangunan berbagai sektor terkait di kampung KB ini diharapkan dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat dengan fasilitasi dari Kepala Desa, Ketua RW, Ketua RT, PLKB/PKB, TP. PKK, Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP), Tokoh Masyarakat, Kader serta lintas sektor terkait," ungkapnya 

    Menurutnya,   dengan adanya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah terkait pembagian urusan bidang Pengendalian Penduduk dan KB 26 orang  serta tambahan 56 orang dari tenaga honorer berjumlah   82  personil Tenaga PLKB/PKB,     kita masih kekurangan  Tenaga Penyuluh Desa/Kelurahan (TPD/K) sekitar 51 orang,  sebab   di Kolut ini,  masih lagi  51 desa dan kelurahan lagi,    yang belum ada penyuluh KB,   diharapkan  ditahun depan dapat menjawab kendala-kendala tersebut.

    "Sasaran penggerakan lini lapangan meliputi aspek SDM lini lapangan yaitu PLKB/PKB sebagai petugas yang diberi mandat untuk menggerakkan masyarakat dalam program KKBPK, aspek pembinaan IMP yang merupakan wadah pengelolaan program KKBPK dari tingkat RT, RW sampai tingkat desa/kelurahan harus bisa terus ditingkatkan kualitas, kinerja dan terus berkesinambungan menjadi tanggung jawab PLKB/PKB," ujar Jufri.

    Hal ini, kata Jufri , sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga.  Dengan program KKBPK diharapkan akan terwujud SDM Kolut yang unggul, berkarakter, tangguh, mandiri dan berdaya saing tinggi. (*)


    Penulis | Bahar



VIDEO