• WNI Pelaut Malaysia Terbanyak dari Wakatobi, Kemenlu RI Minta Waspada

image_title
Ket: Yuda Nugraha (kiri)
  • Share

    BUMISULTRA

    WAKATOBI - Banyaknya pelaut asal Indonesia di perairan Malaysia yang menjadi sandera kelompok Abu Sayyaf,Philiphine Selatan membuat kekhawatiran pihak Kementrian Luar Negeri RI.Hal itu diunggap Kasubid Direktorat perlindungan WNI dan BHI Kemenlu RI, Yuda Nugraha,Jumat (12/4/2019)

    Bukan tanpa alasan, Yuda Nugraha mengemukan temuan Kemenlu RI saat mengantar Janazah almarhum Hariadin,salah satu korban sandera Abu Sayyaf asal Kabupaten Wakatobi yang merenggut nyawa karena kelelahan usai melarikan diri kurun waktu 20 jam lamanya berusaha berenang ke Pulau Bangalao bersama rekannya Heri Adriansyah

    Tercatat kurun waktu 2016 lalu ada sebanyak 36 sandera tertangkap oleh kelompok bersenjata tersebut namun semua telah dinyatakan bebas dan terakhir WNI asal Wakatobi atas nama Heri Adriansyah serta Hariadin meski ia pulang dalam kondisi tak bernyawa.

    "Kasus ini mengakhiri seluruh kasus penyaderaan kelompok Abu Sayyaf,Philiphina Selatan.Dan Dari tahun 2016 ada 36 sandera yang tercatat dan telah bebas semua"Ungkap Yuda Nugraha.

    Yuda Nugraha lebih lanjut menyebut banyak WNI yang bekerja diperairan Malaysia dan sebagian besar dari masyarakat Wakatobi sehingga ia berharap kiranya bisa disampaikan agar tetap waspada. (**)


    Penulis | La Ilu Mane