• Ummusshabri Terapkan Kurikulum Internasional Pertama di Sultra

image_title
Ket: Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari Dr. Supriyanto, MA. Ummusshabri Terapkan Kurikulum Internasional Pertama di Sultra.Foto : Septiana
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI - Sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan pengembangan diri peserta didik, pihak ummusshabri menerapkan kurikulum internasional pada tahun ajaran 2019/2020. Mendukung hal tersebut pihak yayasan ummusshabri bermitra dengan berbagai lembaga luar negeri.

    Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari Dr. Supriyanto, MA, mengatakan, sebelumnya pihak yayasan telah bermitra dengan beberapa institusi luar negeri terkait penerapan kurikulum internasional, diantaranya Singapura, khusus pada tiga bidang studi. Yakni, Sains, Matematika, dan English.

    "Untuk Singapura kan memang menjadi dua rujukan dunia untuk dua mata pelajaran itu, dalam hal ini matematika dan sains. Sementara, English kami bekerjasama dengan Cambridge," jelasnya, Kamis (11/4/2019).

    Ummusshabri sendiri, katanya, sudah mulai menggunakan tiga mata pelajaran itu sebagai kurikulum internasional. Bisa dikatakan pula, lanjutnya, ummusshabri adalah lembaga pendidikan pertama yang menerapkan kurikulum internasional di Sultra untuk semua jenjang pendidikan dari TK hingga SMA. Di Indonesia memang banyak yang sudah menerapkan kurikulum tersebut namun semuanya adalah lembaga pendidikan swasta.

    "Adapun persyaratan yang harus dipenuhi ialah kompetensi tenaga pendidik. Dimana, sejak empat tahun lalu, ummusshabri telah merekrut guru untuk semua bidang studi dengan syarat harus menguasai Bahasa Inggris," jelasnya.

    Jadi, sambungnya, saat mengajar baik itu IPA maupun Matematika, guru harus menggunakan Bahasa Inggris. Pasalnya hal tersebut adalah persyaratan pertama untuk menerapkan kurikulum internasional. Selain itu, kondisi sarana dan prasarana, terutama kesiapan guru. Untuk itu, pada 28-30 Maret 2019 kemarin semua guru di training dalam penggunaan kurikulum internasional.

    "Tahun ajaran baru itu yakni 2019/2020 resmi menerapkan kurikulum tersebut, dan kita didampingi oleh sekolah-sekolah yang sudah mapan dalam menerapkan kurikulum internasional," tandasnya. (*)


    Penulis | Septiana