• Prof Faizah Bertekad Jadikan IAIN Kendari sebagai Universitas

image_title
Ket: Penyerahan cenderamata dari Dr Nur Alim kepada Prof Faizah di acara pisah sambut Rektor IAIN Kendari, Rabu (10/4/2019).
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI - Usai resmi menjadi Rektor IAIN Kendari (2019/2023), selanjutnya dilakukan acara pisah sambut antara Dr Nur Alim dengan Prof Faizah Binti Awad yang berlangsung di Auditorium IAIN Kendari, Rabu (10/4/2019). Pada acara tersebut, Prof Faizah menuturkan, dirinya bertekad untuk menjadikan IAIN Kendari sebagai universitas.

    "Resmi menjabat sebagai rektor, saya ingin agar kampus ini beralih status menjadi universitas. Selain itu, kami pun ingin agar IAIN Kendari terus berkembang dikancah internasional," jelas Prof Faizah yang ditemui usai acara pisah sambut.

    Selain itu, lanjut dia, untuk kemajuan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki IAIN Kendari, pihaknya akan melaksanakan akselerasi untuk melahirkan guru besar.

    “Adapun pengembangan kampus di tingkat internasional, kami akan melakukan kerjasama dengan Qatar terkait program beasiswa dosen dan mahasiswa, termasuk dengan Brunei Darusalam. Selain itu, kami juga berupaya untuk mengadakan unit kelas internasional,” katanya.

    Dirinya berharap, program-program itu mendapat dukungan dari seluruh civitas akademika IAIN Kendari. Pihaknya menyadari, sebagus apapun program yang dilakukan akan sia-sia jika tidak mendapat dukungan semua pihak.

    “Olehnya itu, kami akan mengubah pola pikir civitas akademika dengan lebih kompentensi daripada kepentingan lainnya,” terangnya.

    Sementara itu, Kepala Biro AUK IAIN Kendari, Nanang F, berharap ,rektor yang baru ini bisa melanjutkan program yang dirancang sebelumnya. Artinya, program yang baik ditingkatkan lagi, sementara yang dianggap kurang mesti dIbenahi. (*)


    Penulis | Septiana





VIDEO