• Baitul Arqam, Tempat Menambah Wawasan Bermuhammadiyah

image_title
Ket: Pemberian hadiah oleh Rektor UMK, Muhammad Nur kepada peserta terbaik pada pelaksanaan Baitul Arqam Foto : Septiana
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI - Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menambah wawasan dan pengetahun apalagi saat ini kehidupan sudah semakin berkembang dan global. Salah satu cara untuk menambah wawasan ialah dengan mengikuti Baitul Arqam seperti yang dilaksanakan para dosen Muhammadiyah Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

    Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Muhammad Nur, mengatakan, Baitul Arqam itu adalah salah satu kegiatan Muhammadiyah yang bisa dijadikan sebagai ajang penambah wawasan dan pengetahuan. Kegiatan tersebut diikuti oleh pegawai UMK, dimana Baitul Arqam ini sudah masuk pada angkatan III dan dilaksanakan selama tiga hari, sejak 9 hingga 12 Maret 2019 di Gedung LPMP Sultra.

    “Kita berharap, peserta yang mengikuti Baitul Arqam dapat dinyatakan lulus semua, karena pimpinan cabang dan ranting yang ada di Kota Kendari sudah menunggu kalian semua,” jelasnya.

    Peserta pun, lanjut dia, dapat memilih menjadi pengurus melalui jalur yang ada di Muhammadiyah, silahkan memilih tempat yang ada, untuk bisa menjadi pengurus Muhammadiyah atau masuk menjadi pengurus Ortom Muhammadiyah juga bisa.

    “Setelah selesai pelaksanaan BA alaumni angkatan sebelumnya, yang sampai saat ini masih terlelap dalam tidurnya. Maka alumni yang berjumlah 32 orang yang hari inilah yang bertugas untuk membangunkan mereka untuk terus membangkitkan gerakan Muhammadiyah,” tutur Muhammad Nur, Rabu (13/3/2019).

    Sementara, Irfan Islami S Ag M.A selaku Master Of Training, menyampaikan, pelaksanaan Baitul Arqam sudah terlaksana sesuai konteks legalitas yang dikelola langsung melalui Majelis Pendidikan Kader Wilayah dan MPK Pusat, dan kegiatan ini di dukung penuh oleh kampus.

    “Input pelaksanaan sendiri didukung oleh Master Of Training, Imam, Instruktur, dan panitia pelaksana. Dimana jumlah peserta yang masuk sebanyak 32 orang,” katanya.

    Dia menambahkan, perlu diingat bersama bahwa masa depan UMK ada pada para peserta yang telah mengikuti kegiatan tersebut, apalagi pesertanya adalah dosen dan tenaga kependidikan UMK yang sangat luar biasa dan dapat dipastikan semua peserta masih relatif muda.

    Dikesempatan itu, dirinya juga mengumumukan peserta Terbaik dan terdisiplin, dan hadianya diserahkan langsung oleh Rektor UMK Muhammad Nur dan Wakil Rektor III Bambang Indro Yuwono, dimana, sebagai peserta terbaik adalah Muflihun terbaik I, terbaik II La Ode fahasini, dan Al Juni terbaik III, dan yang dikategorikan sebagai peserta aktif dan disiplin, terbaik I Pattahindi Azis, terbaik II La Ode Fahasini dan terbaik III. (*)


    Penulis | Septiana



VIDEO