• Mendorong Peningkatan Ekspor Melalui Pemberian Sertifikat Kepada Pelaku Usaha

image_title
Ket: Pelepasan Ekspor komoditas pertanian Sultra oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi, Senin (11/3/2019). Foto : Septiana
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI - Mensukseskan program Ayo Galakkan Ekspor (AGRO) Gemilang 2019 terkhusus bagi komoditas unggulan Sulawesi Tenggara (Sultra), Badan Karantina Pertanian dan Karantina Ikan bersama Pemerintah Sultra menyerahkan sertifikat ekspor kepada para pelaku usaha.

    Kepala Pusat Teknis Perkarantinaan Badan Karantina Pertanian, Drh. Agus Sunanto, MP mengatakan, penyerahan sertifikat ekspor tersebut merupakan dorongan kepada pengusaha dalam meningkatkan ekspornya. Selain itu dengan adanya sertifikat dapat mempermudah akses para pelaku usaha dalam mendapatkan layanan ekspor.

    Sertifikat itu diserahkan langsung oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi didampingi oleh Kepala Pusat Teknis Perkarantinaan Badan Karantina Pertanian, Drh. Agus Sunanto, MP dan Kepala Balai Karantina Pertanian Kendari Drh. La Ode Mastari pada, Senin (11/3/2019) “Jadi mereka yang mengantongi sertifikat itu, memperoleh layanan prioritas 7×24 jam,” ungkap Agus.

    Melalui kesempatan ini, Pemerintah mendorong para pelaku usaha untuk melakukan ekspor dengan menggalakan AGRO. “Lewat momentum ini, kami mengajak seluruh elemen termasuk stakeholder mendorong ekspor karena dapat memberi manfaat bukan hanya bagi para usaha tetapi juga masyarakat,” katanya.

    Sementara, Kepala Balai Karantina Pertanian Kendari Drh. La Ode Mastari, menuturkan,  sejak diluncurkannya program ‘Ayo Galakan Ekspor, Generasi Milenial Bangsa’ pihaknya terus bekerjasama dengan berbagai pihak dan tentunya terus bersinergitas dalam mendongkrak komoditas sultra. Tanpa terkecuali mendorong para pelaku usaha untuk melakukan ekspor.

    “Melalui kegiatan ini pun, menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen termasuk stakeholder terkait meningkatkan ekspor, karena dapat memberi manfaat bukan hanya bagi para usaha tetapi juga masyarakat,” jelas dia.

    Apalagi di Indonesia terkhusus Sultra, lanjutnya, masih banyak potensi yang bisa diekspor inilah yang perlu dimaksimalkan. Apalagi di bidang pertanian, seperti jagung, beras, kakao dan lainnya. Diharapkan ekspor terus berkembang dan yang sudah baik dapat dipertahankan maupun ditingkatkan lagi. (*)


    Penulis | Septiana