• Pecat Dua Anggotanya, Kapolres Muna: Jaga Martabat Kepolisian

image_title
Ket: Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga
  • Share

    BUMISULTRA

    Muna - Dua personil Anggota Polres Muna yakni Brigadir Budi Wahayu dan Bripda Asri diberhentikan dengan tidak hormat (PDTH). dilakukannya pemberhentian ditubuh Polri dikarenakan kedua personil yang bertugas di Wilayah Hukum Polres Muna Polda Sultra terbukti melanggar kode etik kepolisian.

    Brigadir Budi Wahyu yang bertugas di Polres Muna diberhentikan karena sebelumnya diduga terlibat tindak pidana pencurian sapi sedangkan bripda Asri yang bertugas di Polsek kuli susu tidak pernah berkantor selama satu tahun lamanya.

    Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga,memjelaskan PDTH sudah susuai mekanisme padahal sebelumnya institusi kami sudah menggerlar sidang kode etik dimana dalam sidang berlangsung selama 30 hari namun kedua personil tidak hadir juga ditambah lagi tidak pernah berkantor.

    "Semua ini kita lakukan semata mata hanya menjaga kehormatan dan martabat kepolisian agar lebih baik dan bermanfaat karena kita juga ingin jadi kebanggaan,kreatifitas serta inovasi, sehingga saya tekankan kepada personil jangan pernah buat pelanggaran." cetusnya.

    Lanjut Pejabat Dua Melati itu, kedua personil itu kita sudah lakukan juga upaya pemanggilan untuk mengikuti bimbingan rohani namun mereka mangkir sehingga proses tetap berjalan dan tindak pidanya tetap kita proses yakni sanksi yang kita berikan adalah pemberhentian.

    "Untuk Brigadir Budi Wahayu tindak pidanya tetap diproses.namun sampai saat ini pelaku juga belum ditemukan sehingga kita tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan tidak berstatus sebagai anggota kepolisian lagi." pungkasnya.

    Sekedar diketahui, Brigadir Budi Wahayu mulai dinas tanggal 31 Desember 1998 sampai dengan 11 januari 2019 dengan tugas terakhir di SPKT Polres Muna Dan Bripda Asri mulai berdinas 1 Juli 2003 sampai dengan 11 Januari 2019 dengan tugas terakhir di Polsek Kulisusu Buton Utara. (*)


    Penulis | Ali Rasyid