• Cegah Money Politik Jelang Pilpres dan Pilcaleg 2019, Ini Kata Kesbangpol Wakatobi

image_title
Ket: Pilpres 2019
  • Share

    BUMISULTRA

    WAKATOBI - Money Politic atau politik uang telah membunuh demokrasi di Indonesia tak terkecuali di Kabupaten Wakatobi namun mencegah hal itu terjadi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memiliki cara sendiri terutama menghadapi pemilihan serentak pada Pilcaleg dan Pilres 2019 mendatang.

    Sesuai penjelasan Kepala Kesbangpol,H. Adam  bahwa politik uang bukan fenomena baru terjadi di Indonesia meski demikian upaya pencegahan terus menerus dilakukan karena lahirnya demokrasi yang sehat tentu bebas dari money politic.

    "Menyangkut money politik ini sangat sedikit temuan karena tidak meresahkan masyarakat bahkan banyak pemilih kurang cerdas menunggu serangan fajar setiap momentum pemilihan,'' ujarnya pada Bumisultra, Kamis (13/9/2018). 

    Tanpa sadar ternyata hal itu menjadi budaya memalukan yang mencederai hasil pemilihan. Efeknya berpengaruh terhadap kualitas pemilu "Ini memalukan padahal tidak disadari dengan money politik, ia telah menggadaikan dirinya selama 5 tahun,''  tambahnya.

    Untuk mencegah hal itu terus terjadi maka Kesbangpol memiliki cara meminimalisir money politic lewat beberapa langkah salah satunya disebutkannya adanya deteksi dini.

    "Deteksi dini sekaligus memetakkan kondisi rawan konflik terutama menjaga keamanan dan kenyamanan dilingkungan dan yang perlu adalah partisipasi nya", Tegasnya.

    Ia merinci langkah tersebut akan diawali rapat komunikasi intelijen daerah untuk melaksanakan pemantauan terhadap potensi dini dan pencegahan dini Pilcaleg dan Pilpres 2019.

    "Semua unsur sebenarnya kami libatkan terutama Kepolisian dan Kejaksaan sebagai tim penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) dan seluruh lapisan masyarakat,'' bebernya.

    Sembari sosialisasi undang-undang (UU) nomor 7 tahun 2010 tentang penyatuan pemilu serentak. "Jadwalnya tentu dalam waktu dekat khususnya di Wakatobi 2(Keledupa,Tomia dan Binongko),'' paparnya.(**)


    Penulis | La Ilu Mane



Fokus