• Bupati Konut Kecewa Ada Camat dan Kades tidak Hadiri Rapat

image_title
Ket: Bupati Konut, Ruksamin, La onjo Asisten II (kiri) kanan Awing ST kepala BPN Konut
  • Share

    BUMISULTRA

    KONUT--Setelah diedarkan undangan rapat bertempat di Aula Anawaingguluri, Kamis (13/9/2018) Kantor Bupati Konawe Utara, namun sangat disayangkan ada  beberapa kepala Desa bahkan camat tidak hadir. Hal ini  membuat kecewa dan geram Bupati Konut, Ruksamin dan memutuskan akan  untuk mengganti camat yang tidak hadir pada esok harinya.

    "Jadi bapak ibu sekalian siapapun kepala dinas, camat dan desa yang tidak hadir kalian punya staf kalau tidak hadir ada kepala bidang, ada kepala seksi hadirlah dan Ini namanya pengelolaan kelembagaan yang baik" ungkap Ruksamin saat berpidato saat rapat di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konawe Utara.

    Dikatakan, jika dalam rapat itu tidak perlu berkali-kali, walaupun hanya sekali tetapi semua bisa terlaksana dengan baik akan memberikan hasil yang maksimal, dimana Bupati Konut sangat mengharapkan kehadiran kepada pejabat untuk mengikuti rapat persertivikatan tanah di Kabupaten Konawe Utara.

    "Satu kali kita rapat beri kesempatan satu minggu atau dua minggu saya akan atur kewenangan ini, ada beberapa hal yang saya sampaikan yang pertama Kabag pemerintahan atur siapa yang mau jadi camat lembo pelantikan jam sepuluh besok pagi" tegasnya.

    Dihadapan  peserta rapat , Bupati Konut mengingatkan kepada para pejabat yang sudah diberikan kewenangan untuk bekerja secara maksimal meski Bupati Konut sedang berada diluar daerah tetapi para pejabat diharuskan untuk tetap giat bekerja tanpa harus dipantau oleh Bupati.

    "Bukan tugas saya pergi sidak dan jagai itu pegawai tugas saya adalah memikirkan ini daerah bagaimana bisa sejajar dengan daerah lain dan bahkan lebih menonjol daripada daerah lain" Lanjutnya.

    Kesempatan itu sengaja diberikan oleh Ruksamin kepada pejabat lain karena Ruksamin menganggap terlalu banyak kepala desa yang tidak hadir termasuk camat sendiri yang tidak hadir, dan bahkan tidak ada inisyatif untuk menghadiri undangan tersebut. (*)


    Penulis | Suhardiman Sawali