• LSM LIRA Soroti Pengaspalan Jalan Provinsi Koltim

image_title
Ket: Salah satu aspal yang rusak di wilayah Lalowosula dan Ladongi yang di duga tidak menggunakan aspal kelas A
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLAKA TIMUR -Persoalan proyek infrastruktur jalan di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Provinsi  Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya pengaspalan jalan hingga kini belum ada penyelesaian bahkan terus mendapatkan sorotan warga.

    Kali ini proyek pengaspalan jalan poros putemata hingga Ladongi yang menjadi rana Pemerintah Provinsi Sultra Dinas Sumber daya air dan Bina Marga yang di kerja pihak ketiga kembali menuai sorotan, bahkan peengawasan dari PU Provinsi juga jadi pertanyaan..

    Mirisnya, baru satu tahun lebih, genapnya 14 bulan sejak di kerja 19 agustus 2021 sesuai kontrak,  namun fakta di lapangan masih banyak aspal yang sudah rusak alias berlubang di sepanjang jalan mulai Lamoare, putemata, lalowosula hingga memasuki wilayah Ladongi.

    Hal ini mendapat kritikan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).LIRA dalam hal ini Bupati Lira Koltim Hardiman Kadir, S.ip yang menyayangkan pekerjaan aspal tersebut sudah mulai rusak  bahkan dirinya mempertanyakan biaya pemeliharaanya kenapa sampai saat ini di biarkan saja rusak harusnya segera di perbaiki.

    "Dugaan pengaspalan ini tidak menggunakan kelas A karena baru 1 tahun sudah rusak saya minta Dinas PU Provinsi untuk di tindak lanjuti", kata hardiman saat diwawancara melalui saluran telpon, Senin (19/09).

    Dikatakannya, "kami juga mempertanyakan biaya pemeliharaan pengaspalan ini, sampai detik ini Dinas PU Provinsi Sultra belum turun melihat untuk pemeliharaanya, olehnya itu kami harap cepat di tindaklanjuti agar masyarakat betul - betul bisa menikmari aspal yang sekain tahun di tunggu,'' imbuhnya.

    Di tempat terpisah anggota komisi 3 DPRD Koltim Andi Basir Saransi dari Partai Nasdem mengungkapkan untuk proyek penhaspalan ini sudah putus kontrak,  namun dirinya akan menyampaikan keluhan publik terkait aspal tersebut kepada Dinas PU Provinsi.

    ''Kami akan sampaikan keluhan ini kepada Dinas PU Provinsi", tulis Andi Basir melalui Chat Watshaap kepada Media ini. (*)


    Penulis | Irwandar