• Ultimatum Tegas Kapolsek Tirta Bagi Pengguna Knalpot Bogar

image_title
Ket: Kapolsek Tirta IPDA Muhammad La Uhil di Posko terpadu Tugu Rambutan
  • Share

    BUMISULTRA

    MUNA BARAT- Kepolisian sektor (Polsek) Tiworo Tengah (Tirta) Kabupaten Muna Barat (Mubar) akan menindak tegas bagi pengguna knalpot bogar terutama di malam Takbiran nanti , Senin ( 03/06/2019 ).

    Sesuai hasil Rapat Kordinasi (Rakor) dari Polres, perinta Kapolres agar pihak kepolisian memberikan keamanan dan kenyamanan kepada seluruh masyarakat, baik dari pengamanan berjalan nya Takbir keliling, berlangsung nya sholat Idul Fitri, hingga pengamanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju ke tempat wisata.

    Kepolisian juga telah melakukan rapat bersama Pemerintah Daerah Mubar Jumat lalu, dari hasil rapat tersebut masing-masing Polsek memiliki titik pos tersendiri, dan khusus nya Polsek Tirta Pos terpadunya terletak di Tugu Rambutan, Desa Wapae Jaya, Kecamatan Tirta, yang akan melakukan pengamanan dan pengawalan dalam berlangsung nya kemeriahan Takbir keliling nanti, yang akan di bantu oleh Satpol-PP, TNI dan Dinas Perhubunga Mubar.

    Polsek Tirta yang memiliki wilaya hukum di Kecamatan Tirta dan Tirut akan mengerahkan semua personilnya dengan kekuatan penuh untuk melakukan pengamanan dan pengawalan dengan menggunakan Rembang dua/ Ranmor, berawal dari tempat di mana Bupati Mubar Membuka pawai Takbir keliling yaitu di lapangan Wamelai, Kecamatan Lawa.

    Kapolsek Tirta IPDA Muhammad La Uhil menghimbau kepada seluruh masyarakat Tirta dan Tirut agar tidak melakukan pawai sendiri-sendiri, sehingga terpadu serta dapat di kontrol oleh pihak keamanan sehingga tidak terjadi kecelakaan, kemudian Polsek Tirta akan mengarahkan masyakat untuk bersama-sama menjemput rombongan Pemerintah Kecamatan di lapangan Waumere, yang telah dilepas oleh Bupati Mubar di lapangan Wamelai.

    "Kami akan melakukan pengamanan ketat di lapangan Waumere, dan kami arahkan kepada masyarakat yang akan mengikuti pawai untuk menjemput rombongan di lapangan Waumere melalui pengawalan kami, yang kemudian sesuai rapat bersama camat, rute pawai tersebut berawal dari lapangan Waumere, menuju tugu rambutan, kemudian belok kiri ke Desa Suka Damai, Desa Labukolo, belok kiri ke Desa Wanseriwu, Desa Langku-langku, dan belok kiri berakhir dan bubar di Desa Wapae Jaya." jelasnya

    La Uhil juga mengatakan demi menciptakan ke khusuan Bertakbir dalam menyambut hari kemenangan Idul Fitri, dan tidak mengganggu ketentraman masyarakat khusus nya saudara kita yang beragama lain, maka pihak Polsek mengeluarkan ultimatum yang merupakan himbauan kekeluargaan agar tidak menggunakan knalpot bogar, karna menyebabkan kebisingan dan mengganggu ketentraman umum.

    "Kami himbau kepada seluru masyarakat agar tidak menggunakan knalpot bogar dalam berlangsung nya pawai Takbir keliling. Kami tidak main-main, apabila kedapatan maka akan kami beri sangsi yaitu menahan motor nya di Polsek dan membuka knalpot nya, kalau ternyata sangat fatal, maka kami akan berkoordinasi dengan pihak Polisi Lalu Lintas (Polantas) agar menilang nya." tegasnya

    Selain itu La Uhil juga menyampaikan kepada masyarakat agar bisa saling mendukung dalam berjalan nya Takbir keliling agar aman, damai dan menjaga situasi yang kamtibnas di wilayah Tirta dan Tirut, di karenakan masyarakat Mubar khususnya Tirta merupakan masyarakat yang Heterogen.

    "Kita sudah aman dan kondusif, jangan sampai kita terpecah dengan hal-hal yang sepeleh, dan di himbau kepada para pemuda jangan karna emoisional kalian merayakan hari kemenangan dengan hal-hal yang di larang oleh pihak keamanan, yaitu menggunakan knalpot bogar hingga mengganggu ketentraman umum, dan jangan mabuk-mabukan dalan menyambut hari kemenangan jangan sampai fatal, ini semua demi kebaikan bersama agar bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta dangan aman dan sejuk." harapnya


    Penulis | Almuizu