• Tingkatkan Kualitas Kerja, Ini Langkah BPS Aceh Utara

image_title
Ket: Suasana kesibukan dalam kegiatan workshop Change Agent Network di hotel Oasis Provinsi Aceh. Foto: Dok Afrizal for Anton Bumisultra.com
  • Share

    BUMISULTRA

    ACEH - Untuk meningkatkan kualitas kerja di jajarannya, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Utara mengutus Kepala Tata Usaha H. Zulkarnaen, S.Si sebagai perwakilan untuk mengikuti workshop Change Agent Network (CAN) yang diadakan oleh BPS Provinsi Aceh bertempat di hotel Oasis Banda Aceh dari tanggal 3 sampai 4 Juli 2018.

    Workshop tersebut dibuka oleh Kepala BPS Provinsi Aceh yang sekaligus bertindak sebagai Change Leader. Dalam sambutannya yang di wakili oleh KTU BPS Aceh Nuriah Ismail, SE dikatakannya, sebagai agen perubahan pastilah memiliki tugas berat.

    "Tugas berat menjadi agen perubahan dan dari sekarang sudah harus membuat rencana perubahan secara bertahap baik jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Kita tanyakan pada diri sendiri dan kita tanyakan pada teman dan lingkungan kita apakah sudah berubah?" Kata Nuriah dalam press release yang disampaikan oleh Afrizal kepada awak Bumisultra.com, Rabu (04/07/2018).

    Ditambahkannya, pekerjaan yang tumpang tindih akan direduksi menjadi simple dan survey terintegrasi. Saat ini BPS Pusat sedang merancang sistem dimana disuatu kegiatan tidak lagi menjadi tanggung jawab secara personal baik KSK maupun Staf, sehingga kedepannya diharapkan yang ada hanyalah penanggung jawab kegiatan.

    "Sebagai agent harus menjadi role model. Ada empat macam perubahan yang harus dilakukan yakni pertama, menghargai waktu, kecukupan jam kerja dan disiplin waktu, kedua, peduli dengan lingkungan, misalnya jangan buang sampah sembarangan, memperingatkan teman untuk melakukan hal yang baik, ketiga, kerja sama, misalnya mengerjakan pekerjaan dengan saling membantu dan terakhir yang keempat, merubah diri sendiri untuk menjadi lebih baik," ujarnya.

    Dijelaskan pula, disamping perubahan secara individu maka perubahan tata kelola Teknologi Informasi (TI) juga menjadi point penting dalam perubahan, yang secara prinsip dibagi menjadi prinsip Managemen, organisasi, data dan informasi, aplikasi, teknologi, dan keamanan teknologi informasi.

    "Secara keseluruh perubahan Teknologi Informasi (TI) bertujuan untuk membantu seluruh pekerjaan pegawai agar menjadi mudah," ucapnya.

    Selain itu, peserta workshop dari BPS Aceh Utara Zulkarnaini, S.Si memaparkan, kegiatan tersebut sangat penting diadakan terutama bagi para KTU agar bisa membantu pimpinan BPS dalam melakukan perubahan terkait mindset dan budaya kerja.

    "Serta agar bisa mengidentifikasi inovasi-inovasi yang telah dan sedang dibangun di unit kerja masing-masing, membantu mensosialisasikan, juga membantu melakukan replikasi inovasi di unit kerjanya," pungkas alumni terbaik Matematika FMIPA Unsyiah ini. (*)


    Penulis | Anton