• Waspada Anjing Gila, Kolut Siaga Endemik Rabies

image_title
Ket: ilustrasi Foto : google.com
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLUT - Bertambahnya 15 korban warga dari gigitan anjing gila ( virus rabies ) membuat pemerintah daerah ( Pemda ) Kabupaten Kolaka Utara ( Kolut ) Sulawesi Tenggara ( Sultra ) Menaikan Status "Siaga Endemik Rabies"

    "Dinaikanya status siaga Satu wilayah kolut dari serangan anjing gila yang menyebarkan virus yang mematikan tersebut, itu hasil rapat koordinasi pihak DPRD dan Pemerintah daerah, terkait kasus anjing gila yang banyak memakan korban," kata Irham, S.KM, M.Kes. kepada Bumisultra.com di ruang kerjanya, selasa 12/2/2019

    Dikatakanya, penerapan status siaga Endemik Rabis, karena kita membandingkan jumlah kasus yang sebelunya, dari 12 warga yang jadi korban gigitan anjing gila, yang tersebar di beberapa kecamatan di kolut meningkat menjadi 15 korban, itupun korban tiga orang kemarin ada di wilayah ibu kota Kolut, lasusua ini, mudah - mudahan hari ini, anjing rabies yang masih berkeliaran di pemukiman warga tersebut, tidak memakan korban lagi," harapnya

    Karena itu, Ia juga menghimbau, kepada seluruh Kepala Puskesmas ( Kapus ) se - kolut, untuk siap siaga di masing - masing 16 Puskesmas terkait Status siaga satu
    "Kapus, serta tenaga yang terlatih yang menangani gigitan anjing rabies di setiap Puskesmas telah siap disiagakan, begitupun vaksin rabies untuk stok 16 Puskesmas terpenuhi," unkapnya

    Lebih lanjut, kata Irham dalam dekat ini pihaknya akan turun mensosialiasikan kepada kemasyarakat tentang gejala gejala anjing gila serta meminta kepada warga yang memelihara ternak untuk dikurun, dalam waktu dekat, dari hasil rapat kemarin, pihak pemerintah dalam hal dinas terkait akan melakukan pemberantasan besar - besaran kepada anjing - anjing liar yang berkeliaran di pemukiman warga. (*)

     


    Penulis | Bahar