• Proyek Pengaspalan Koltim 2021 Menyimpan Banyak 'Misteri'

image_title
Ket: Salah satu kulitas aspal yang di pertanyakan Ketua DPRD Koltim, Suhaemi Nasir
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLAKA TIMUR -Permasalahan pengaspalan jalan poros Penanggo Jaya Atolano Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) yang menelan anggaran sebesar 9 milyar dari APBD 2021 hingga kini belum ada titik terangnya alias adem ayem.  Bukan hanya itu kelanjutan aspal Ladongi juga menjadi sasaran pertanyaan masyarakat, senyap tiba - tiba terhenti.

    Pihak media mencoba menelusuri apa yang sesungguhnya terjadi di Koltim khususnya dugaan kasus - kasus infrastruktur 2021 yang hingga kini masih menyimpan misteri yang belum terpecahkan. Kintraktornyapun tidak di ketahui kemana rimbanya.

    Ketua DPRD Koltim Suhaemi Natsir yang di temui beberapa pekan lalu di rujab DPRD kepada awak media ini mengungkapkan, bahwa permasalahan aspal tersebut ada di perencanaanya.

    "Diperencanaan awalnya memang sudah salah, kemudian dari 4 kilo meter volumenya, itu baru 1 km yang selesai, kedua kualitas aspalnya juga harus di pertanyakan, informasi saya dapat itu sudah putus kontrak dan sudah di tangani pihak tipikor polda sultra, soal gimana kelanjutanya ini masalah, saya juga belum dapat informasi," kata Suhaemi.

    Lanjutnya, terkait kelanjutan aspal Ladongi Suhaemi kembali mengatakan itu sudah di tangan inspektorat Provinsi kami juga belum mengetahui sejauh mana apakah akan di lanjutkan atau tidak, ungkapnya.

    Plt Kadis PU Koltim Arisman menanggapi soal permasalahan Aspal Atolano tersebut secara singkat mengatakan, untuk kelanjutanya pihaknya belum bisa mengusulkan di anggaran perubahan ini karena masih menunggu kepastian hukumnya.

    ''Saat ini masih di tangani pihak Tipikor Polda, kata Arisman, apalagi persoalan ini di 2021 saya belum mengetahui secara rinci dan pastinya  karena saat itu bukan saya yang menjadi Kadis,'' jelasnya.

    Hal ini juga diamini salah satu direksi yang menangani aspal tersebut menjelaskan bahwa saat ini kasus aspal Penanggo Jaya Atolano sudah di tangani pihak Tipikor Polda. (*)


    Penulis | Irwandar