• KPK RI Sebut Belum Semua Aset Daerah Koltim Disertifikasi

image_title
Ket: Tim Pencegahan Koruspi KPK RI saat menyembangi DPRD Koltim, jumat (09/04).
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLAKA TIMUR -Kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari devisi pencegahan melalui koordinator supervisi dan pencegahan (Koorsupgah) di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Provinsi SulawesinTenggara (Sultra) tidak lain adalah program pencegahan Korupsi di Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Koltim.

    Hal tersebut disampaikan Ikbal bidang Pencegahan Korupsi KPK RI kepada Bumi Sultra. Dirinya menyebutkan kedatangan mereka memang salah satu program pencegahan korupsi di Daerah dan DPRD Koltim.

    "Jadi ada beberapa areal intervensi diantaranya terkait Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), penguatan APIP, manajemen aset daerah, optimalisasi pajak daerah, tata kelola Dana Desa (DD), manajemen ASN serta manajeman asli daerah", ungkap ikbal saat di wawancara usai pertemuan dengan DPRD Koltim, Jumat (09/08).

    Lanjut ikbal, terkait pencegahan ini tentu aparatur sipil negara pada dasarnya mereka sudah mengetahui apa yang seharusnya dilakukan dan apa yang seharusnya tidak dilakukan. Dirinya pun menyebutkan salah satu bentuk pencegahan Korupsi adalah yang harus dipenuhi Pemda diantaranya perencanaan APBD harus tepat waktu, bagaimana pengelolaan Dana Desa, bagaimana aturanya, sesuai dengan peraturan Kemedagri, begitupun manajemen aset daerah.

    ''Pihak Pemda harus betul -betul mengisi data base yang baik, jangan sampai Pemda itu tidak tertib menata asetnya,''  terangnya.

    KPK juga menyinggung terkait aset daerah Koltim yang masih belum disertifikasi, jadi diharapkan sesuai harapan Presiden RI Jokowi semua aset daerah sudah di sertifikasi.

    ''Sementara Koltim sudah 50 persen lebih yang disertifikasi kemudian sisanya belum dan masih dalam proses sertifikasi. Kami harap jangan ada masalah,'' tandasnya.

    Kedatang tim pencegahan Korupsi KPK RI di Pemda disambut Plt Bupati Koltim Hj Andi Merya Nur,sementara di DPRD sendiri, Tim KPK disambut Ketua DPRD Suhaemi Nasir dan Wakil Ketua DPRD Sukur Adam serta anggota Dewan lainnya. (*)


    Penulis | Irwandar