• Program NS di Puskesmas Aere Membantu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

image_title
Ket: Kepala Puskesmas Aere Firman SE bersama Dokter muda asfiah (jilbab Merah) bersama Beby perawat asal aceh (Jilbab hitam bagian bawah) .
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLAKA TIMUR - Sejak kedatangan Program Nusantara Sehat (NS) di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Sulawesi - Tenggara (Sultra) dimana para tenaga Medis yang didatangkan dari beberapa Provinsi di Indonesia, justru sangat membantu dalam pelayananan kesehatan masyarakat yang bekerjasama dengan Puskesmas setempat, khususnya di wilayah terpencil.

    Mungkin sebagian kita tidak pernah mengetahu sejauh mana perjalanan para tim NS yang bertugas di Koltim, suka duka mereka dan bagaimana mereka melayani masyarakat.

    Seperti pengakuan salah seorang Tim NS Beby (29) asal Provinsi Aceh menuturkan dia  bersama 6 teman  sudah masuk dua bulan di Puskesmas Aere. ''Kami masuk dalam tim Kelompok, dari berbagai spesialis ada perawat dan bidan, yang jelas selama kami bertugas selalu bekerjasama dengan tenaga medis dari Puskesmas dalam pelayanan", ungkapnya kepada Bumi Sultra, Jumat (08/02/2019).

    Lebih lanjut dirinya mengatakan kendala kami hanya satu yakni jaringan telkomsel yang tidak ada, tapi yang jelas tidak mengurangi pelayanan kepada masyarakat, untuk warga Kecamatan Aere itu rata - rata petani. ''Kebanyakan kami liat pasien yang datang adalah terkena luka parang dan senso", ujarnya.

    "Justriu di wilayah terpencil seperti ini lebih nyaman, kedekatan kami kepada masyarakat lebih akrab, sosialisasi tentang kesehatan bagaimana hidup sehat akan lebih mudah, selain itu di puskesmas Aere kami lakukan rawat inap sehingga pasien benar - benar kami layani tidak mesti harus di rujuk, kalau memang bisa kami tangani", tegasnya.

    "Yang jelas berada di Sulawesi sangat nyaman lebih banyak sukanyan, sekalipun jauh dari orang tua di Aceh, suatu kebaggan kami melayani masyarakat, terimah kepada Dinas kesehatam Koltim yang telah memberika tempat di Koltim, kalau kami rindu sama orang tua kami keluar wilayah aere untuk menelpom karena di sini sulit jaringan telkomsel", katanya.

    Hal senada di sampaikan Dr wa Ode Asfiah I Sahrul (26) asal bau - bau Alumni Unhalu, "saya masuk dalam NS individu yang akan bertugas selama Dua Tahun di sini, sekalipun saya baru beberapa hari masuk tapi kenyamanan bersama warga sungguh lebih akrab, "saya akan dedikasikan hidup saya untuk kesehatan Masyarakat" kami terus melakukan pelayanan secara maksimal sehingga kepada masyarakat dan memberikan pemahaman terkait pola hidup sehat, apalagi di wilayah Terpencil begini", cetusnya.

    Kepala Puskesmas Aere Firman mengatakan pihaknya  sangat bersyukur adanya Tenaga NS begitupun yenaga Dokter. apalagi selama ini mereka i tidak mempunyai dokter. '' Jadi akan lebih mudah, apalagi kami lakukan rawat inap di puskesmas, sekalipun kami di wilayah yerpencil namun tetap ada rawat inap 24 jam. Terkait evaluasi tim NS Firman menjelaskan, tetal kami lakukan Tiga Bulan atau Enam Bulan, sama seperti staf medis di puskesmas,'' pungkasnya. (*)


    Penulis | Irwandar