• Pemukulan Mahasiswa dan Masyarakat Dikecam Forak Sultra

image_title
Ket: Direktur Forak Sultra, Taufik Sungkono
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLTIM---Direktur Forum Rakyat Penegak Hukum Sultra (FORAK) Taufik Sungkono sangat menyayangkan pembiaran polisi terhadap Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) yang memukuli mahasiswa dan belakangan diduga turut memukuli mereka.

    ''Seharusnya mahasiswa dan masyarakat menyampaikan aspirasinya harus di tanggapi dengan baik, duduk bersama mencarikan jalan atau solusi agar persoalan terselesaikan dengan baik,'' ujar  Direktur Forak atas keprihatinanya terhadap  mahasiswa  dari Konnawe Kepulauan (Wawonii) yang menjadi korban pemukulan aparat kemarin (6/3/2019) di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.

    Kata Taufik  coba kita fikir bersama kondisi daerah di Wawonii  sebuah pulau kecil, jika dilakukan penambangan dan eksplorasi,  maka 10-20 tahun kedepan percaya pulau itu akan mengalami kerusakan ekologis, berupa pengurangai debit air sungai dan tanah.

    ''Karena eksplorasi tambang dimulai dari pembukaan hutan, pengupasan lapisan tanah dan gerusan tanah pada kedalaman tertentu. Saat itu tata air mengalami perubahan dan membuka peluang terjadinya sedimentasi, banjir dan longsor" ujarnya pada Bumisultra, Kamis (7/3/2019).

    Maka dari itu kata dia meminta petinggi kepolisian di Sultra harus bertanggung jawab atas dugaan tindakan brutal yg di lakukan personelnya. begitupun dengan Gubernur Sultra.

    "Kami mau oknum polisi dan Satpol PP itu ditindak, karena sudah mencederai citra kepolisian dan pemerintahan. Yang kami tahu polisi itu mengayomi masyarakat, bukan membiarkan melihat satpol PP menyiksa masyarakat dan mahasiswa", tegasnya.

    Saya juga menghimbau dan mendesak kepada DPRD Sultra untuk memanggil Kapolda Sultra dan Kapolres serta Gubernur Sultra untuk mempertanggungjawabkan tindakan brutal anggotanya dan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) secepatnya dalam minggu' ini.

    ''Apalagi kondisi kita akan menghadapi pesta deomakrasi semestinya aparat harus berfikir panjang, agar persoalan ini tdk berlarut-larut  nantinya jika berlarut' maka akan mempengaruhi kondisi stabilitas keaman di Sultra", pungkasnya. (*)


    Penulis | Irwandar




Berita Terpopuler