• Penyanderaan 2 WNI Asal Wakatobi Mendapat Perhatian Khusus Jendral Supomo Center

image_title
Ket: Marsekal Muda TNI (Purn) H. Supomo, S.IP. M.Sc
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI--Penyanderaan 2 orang WNI  yakni  Hariadi dan Hery asal Desa Kalimas Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara oleh Kelompok  Abu Sayyaf, mendapat perhatian khusus dari JS Center (Kamis, 20 Pebruari 2019).  Kedua sandera sudah 2 bulan ditangkap oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf saat sedang  melaut di Perairan Sandakan, Malaysia.

    JS Center melalui Media Center- nya mendapatkan informasi awal perihal penangkapan Hariadi dan Hery, Rabu 20 Pebruari 2019, pukul 02.00 Wita. Informasi awal tersebut ditindak lanjuti dengan  para relawan JS Center yang berada di Kabupaten Wakatobi. Kami juga melakukan pelacakkan informasi di media social face book. Serta sempat menghubungi keluarga korban, yakni Fitri Amelia via  telp seluler dan SMS, meskipun belum tersambung.

     Hasilnya, JS Center resmi melaporkan informasi penyanderaan 2 WNI asal Kabupaten Wakatobi  ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Marsekal Muda TNI (Purn) H. Supomo, S.IP. M.Sc, selaku Pembina JS  Center, menyatakan prihatin dengan kejadian tersebut dan meminta kepada relawan untuk mengikuti kasus tersebut, dan akan berkomunikasi langsung dengan  pejabat BNPT, Kamis, 20 Pebruari, pukul 10.00 Wita.

    Dalam komunikasinya, selain menginfokan kasus penyanderaan 2 warga Wakatobi oleh kelompok Abu Sayyaf di Philipina Selatan, dan kemudian  Marsekal Muda TNI (Purn) H. Supomo, S.IP., M.Sc yang juga mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Strategis TNI, meminta agar BNPT memberi perhatian dan menjamin keselamatan kedua sandera.

    Sehingga, keduanya dapat bebas dengan selamat, dan kembali kepada keluarga masing masing. Tak lupa, menghimbau agar para nelayan asal Indonesia, khususnya asal Kabupaten Wakatobi, yakni suku-suku pesisir agar lebih berhati-hati ketika mencari ikan perairan yang berbatasan dengan Malaysia dan Philipina. Karena, di perairan tersebut terdapat kelompok teroris Abu Sayyaf.  Informasi yang disampaikan oleh Marsekal Muda TNI (Purn) Supomo,S.IP., M.c   mendapatkan  respons positif oleh BNPT dan akan menindak lanjutinya.

    Hingga release ini diturunkan, upaya pembebasan kedua sandera tersebut tetap mendapat perhatian khusus dari JS Center. Jenderal Bintang Dua ini berkata, “ Kami berhadap doa dan dukungan dari masyarakat Suawesi Tenggara khusnya warga Wakatobi, agar kedua sandra dibebaskan dan selamat”, katanya. (*)

     


    Penulis | Serly