• Koni Konsel Target 50 Emas di Porpov XIII Sultra

image_title
Ket: Rapat tentang persiapan menghadapi Porprov) bersama pengurus Cabor di Kantor sekretariat Koni Konsel, Selasa (30/10/2018). Foto: Humas Pemda Konsel
  • Share

    BUMISULTRA

    KONSEL--Wakil Bupati (Wabup) Konawe Selatan (Konsel), Dr. H. Arsalim Arifin, SE., M.Si yang juga Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Konsel memimpin rapat  persiapan menghadapi Pekan Olahraga Tingkat Provinsi (Porprov) bersama pengurus Cabang Olahraga (Cabor) di kantor sekretariat Koni Konsel, Selasa (30/10/2018).

    "Hari ini kita bahas dan fix-kan semua kebutuhan dari setiap Cabor serta mengecek sejauh mana kesiapan pengurus Cabor kita dalam menghadapi Porprov ke XIII di Kolaka yang jatuh pada tanggal 5 - 14 Desember 2018 mendatang," kata Wabup Konsel, Arsalim pada rapat tersebut

    Arsalim  juga persilahkan pengurus cabor untuk mengemukakan kendala atau hambatannya yang dihadapi selama ini,  serta saran pendapat apa yang dapat di berikan.

    ''Saya persilahkan ajukan saran dan pendapat  agar KONI Konsel bisa membantu penyelesaiannya, sehingga kita semua bisa terus maju untuk meraih tujuan sesuai target yang telah di tetapkan masing-masing cabor dan sesuai kemampuan dengan kondisi dukung financial yang minim,'' katanya.

    Agar lebih transparan lanjutnya perlu dia sampaikan terkait anggaran yang diberikan Pemda kepada KONI Konsel secara total senilai Rp 4 milyar, dengan rincian Rp 3 milyar dari APBD Tahun 2018 yang telah didistribusikan sebagian besar kepada masing-masing Cabor, yang selanjutnya ada tambahan Rp 1 milyar Rp 5 Juta  dari APBD 2019 untuk pemberian bonus bagi atlit dan pelatih yang meraih emas, perak dan perunggu.

    Keseluruhan dana tersebut, jelasnya, sudah termasuk administrasi kesekretariatan KONI, TC atlet, dan berkaitan daya dukung seperti pengadaan kostum atlit dan pelatih serta official sebanyak kurang lebih 800 set.

    Arsalim juga menjelaskan bahwa untuk progress lainnya seperti tempat pemondokan kontingen konsel, kita telah siapkan 12 unit dengan menyewa 10 rumah adat yang terletak di depan pantai Mandra Kolaka, ditambah 1 aula besar dan dapur umum dan akan terus kita tambah, di luar rumah pribadi para pengurus cabor yang memiliki rumah di Kolaka yang tentu bisa kita gunakan nantinya, dan untuk memastikan lokasi pemondokan tersebut kita akan beramai2 meninjau langsung tempat yang di maksud pada pekan ini.

    "Dan karena dukungan anggaran kita yang terendah ke dua se-Sultra setelah Kolaka Timur dan sesuai kemampuan financial kita, tanpa bermaksud pesimis dengan adanya pengurangan anggaran maka kita targetkan 50 Emas dengan hanya mengikuti 23 Cabor dari 31 Cabor yang di pertandingkan, dengan besaran bonus 10 Juta bagi peraih medali Emas," tukas Arsalim

    Sementara itu menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (KadisPora) Konsel, Mudianto, SH bahwa untuk distribusi dana penganggaran hanya cabor Sepak Takraw dan Bridge yang belum ditransfer karena alasan administrasi yang belum lengkap, tetapi segera akan diselesaikan. Dan setelah mendengar laporan masing2 pengcab dipastikan 80% telah siap mengikuti Porprov di buktikan dengan jumlah atlit yang berprestasi setiap TC di laksanakan, adapun hasil evaluasi untuk cabor renang dan selam akan kita tinjau ulang jika tidak siap maka tidak di ikutkan.

    "Bagi beberapa cabor yang masih membutuhkan sokongan penganggaran, besok hadir ke sekrerariat untuk melakukan pertemuan khusus termasuk mematangkan nilai bonus perak dan perunggu yang belum di tentukan, sekaligus menyetor nama-nama  atlit, official dan pelatih dengan batas waktu hingga 2 November jika lewat dari tenggat waktu tersebut maka dianggap mengundurkan diri dari kegiatan Porprov 2018," ujarnya.

    Anggaran Porprov dan demi efektifitas dan efisiensi pengeluaran, maka untuk mobilitas kontingen merupakan tanggung jawab panitia KONI Konsel, tapi demobilitas di tanggung masing-masing cabor," pungkasnya. (**)


    Penulis | Asri