• BNI Syariah Kendari Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Konawe

image_title
Ket: Kepala BNI Syariah Kantor Cabang Kendari, Dedy Sukmana (dua dari kiri) ketika menyerahkan bantuan paket pangan dan kebutuhan lainnya kepada Kepala Desa, Lalonggotomi, Misam (tiga dari kanan), Senin (27/7).
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI--BNI Syariah Kendari salurkan bantuan untuk korban banjir di  wilayah transmigran Pondidaha  Kabupaten  Konawe, Provinsi  Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin 27 Juli 2020. 

    Bantuan ini dalam bentuk paket sembako untuk kebutuhan pangan di dua posko dapur umum yang berada di Desa Lalonggotomi dan Desa Laloika. Penyerahan bantuan ini dilakukan oleh Kepala BNI Syariah Kantor Cabang Kendari, Dedy Sukmana kepada Kepala Desa Lalonggotomi, Misam dan Kepala Desa Laloika, Wawan Setiawan.

    Dedy Sukmana berharap dengan bantuan ini bisa membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir khususnya untuk kebutuhan pangan masyarakat dan balita. Selain itu bantuan ini diharapkan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    “Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah terus berusaha menebar kebaikan dengan cara berbagi dan berdonasi sesuai nilai-nilai Hasanah,” kata Dedy Sukmana.

    Penyaluran paket sembako ini dilakukan dengan tetap memperhatikan anjuran pemerintah yaitu terkait physical distancing. Untuk mematuhi anjuran pemerintah physical distancing, dalam penyerahan bantuan BNI Syariah mengatur jarak pembagian per penerima bantuan. Diharapkan dengan pengaturan seperti ini bisa menghindari penumpukan pada saat pembagian bantuan.

    Dedy Sukmana menyatakan keprihatinannya kepada korban musibah banjir Kecamatan Pondidaha khususnya di Desa Laoika, Wonua Monapa, Ahuawatu dan Lalonggotomi. Beberapa daerah tersebut telah terendam banjir hingga 23 hari.

    "Kami melihat langsung ketinggian banjir di Desa Laloika kecamatan Pondidaha hingga 3 meter menyebabkan mayoritas rumah warga terendam banjir,” kata Dedy. Penyaluran bantuan di dua desa yaitu Desa Lalonggotomi dan Desa Laloika memperhatikan faktor kondisi masyarakat tersebut.

    Kedepannya menurut Dedy, bantuan ini akan tetap dilanjutkan sehingga bisa meringankan korban yang terdampak banjir.

    Kepala Desa Lalonggotomi, Misam mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan sembako dan pangan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Pondidaha.

    “BNI Syariah tidak hanya membantu pada banjir tahun 2020 tapi juga di 2019 lalu,”kata Misam.

    Saat ini berdasarkan data terakhir, total ada sebanyak 454 kepala keluarga dan 1.553 korban jiwa yang terkena dampak banjir di Kecamatan Pondidaha. Dari jumlah tersebut desa terbanyak terdampak banjir adalah di Desa Wonua Monapa dengan jumlah korban jiwa 554 atau 161 kepala keluarga; kedua adalah desa Lalonggotomi sebanyak 553 korban jiwa atau 162 kepala keluarga.

    Setelah itu Desa Laloika sebanyak 278 korban jiwa atau 75 kepala keluarga dan Desa Ahuawatu sebanyak 168 korban jiwa atau sebanyak 56 kepala keluarga.

    Saat ini menurut Misam warga yang terdampak banjir sudah diungsikan ke balai desa, tenda darurat dan rumah keluarga dan tetangga yang tidak terkena banjir. (*)


    Penulis | Asep