• Meningkatkan Kapasitas Jurnalis, KPwBI Sultra Melaksanakan Pelatihan di Makassar

image_title
Ket: Suasana pelatihan jurnalis yang diselenggarakan BI Perwakilan Sultra di Hotel Novotel Makassar, Selasa (13/8/2019). Foto :Septiana
  • Share

    BUMISULTRA

    Makassar - Sebanyak 25 wartawan ekonomi dan bisnis (Ekobis) Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti kegiatan pelatihan Enumerator dan Jurnalis yang diadakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Hotel Novotel Makassar, Selasa (13/8/2019).

    Selain jurnalis dari media cetak, online dan televisi, KPwBI Sultra juga mengundang akademisi diberbagai kampus di Sultra sebagai konsultan ekonomi. Kegiatan pelatihan tersebut mengambil tema teknik memperoleh informasi akurat melalui wawancara. Ini dilakukan KPwBI Sultra sebagai bentuk meningkatkan kapasitas para jurnalis khususnya jurnalis ekobis Sultra.

    Kepala Tim Advisory KPwBI dan Pengembangan Ekonomi, Surya Alamsyah menjelaskan, kegiatan pelatihan jurnalis yang diselenggarakan KPwBI Sultra merupakan kali pertama dilakukan. Pelatihan jurnalis ekobis Sultra bertujuan untuk meningkatkan kapasitas wartawan.

    "Output kegiatan sendiri, wartawan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dirinya dalam penulisan berita dan bisa menggali informasi dengan akurat," katanya.

    Dia menambahkan, BI tidak hanya sekedar meningkatkan kapasitas wartawan, namun juga menekankan pada jurnalis agar memperhatikan 4 K dalam mengendalikan laju inflasi yaitu ketersediaan pasokan bahan pangan, keterjangkauan harga pangan, kelancaran distribusi barang dan komunikasi yang efektif.

    Dia menuturkan, melalui kegiatan ini jurnalis dapat menggali secara mendalam, berkolaborasi untuk memberikan informasi yang akurat.

    Surya menyampaikan, apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik sehingga bisa memberikan kontribusi positif untuk menjalankan aktivitas kerja.

    Untuk diketahui, kebijakan di bidang ekonomi yang dilakukan BI yaitu kebijakan moneter, sistem keuangan dan sistem pembayaran. Untuk kebijakan moneter seperti cadangan devisa dan inflasi, kebijakan sistem keuangan seperti pasar modal, industri keuangan non bank.

    "Kemudian terkait sistem pembayaran, BI mencanangkan Gerbang Pembayaran Nasional," kata Surya mengakhiri. (*)


    Penulis | Septiana