• Hadiri RUPS Bank Sultra, Bupati Konsel : Semoga Bisa Tingkatkan Dividen Bagi Kita

image_title
Ket: Bupati Konsel, Surunuddin saat acara RUPS yang dipimpin langsung Gubernur Sultra, Ali Mazi SH di Hotel Claro, Kamis (23/5/2019)
  • Share

    BUMISULTRA

    KONSEL--Bupati Konawe Selatan (Konsel), H. Surunuddin Dangga, ST., MM menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sultra di Hotel Claro - Kota Kendari, Kamis (23/5/2019).

    RUPS Tahun Buku 2018 tersebut dimulai tepat Pukul 14.00 Wita, dan pimpin langsung Gubernur Sultra, Ali Mazi, SH yang turut di hadiri para Bupati/Walikota se-Sultra.

    Tampak dihadiri juga Dewan Komisaris Bank Sultra, yakni, RM Suryo Martono (Komisaris Utama) dan Karman (Komisaris) serta Dewan Direksi, diantaranya, Direktur Utama, Khaerul Kemala Raden, Direktur pemasaran, Depid, Plt.Direktur Kepatuhan, Hayati Hasan.

    Surunuddin hadir dilokasi Rapat, 30 menit sebelum acara dimulai, yakni pada pukul 13.30 Wita dengan mengenakan seragam batik lengan panjang warna coklat menggunakan peci hitam.

    Bupati berharap, hasil RUPS bisa memberikan dampak yang positif bagi pendapatan Pemda Konsel sesuai nilai penyertaan modal yang disetor, sekaligus berharap pihak management dan jajaran bisa menjadikan Bank Sultra yang lebih sehat dan lebih profesional serta terus berkembang seiring perkembangan era digital.

    "Semoga RUPS kali ini bisa meningkatkan dividen bagi kita untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat, dan menjadikan Bank itu sendiri lebih maju dan profesional serta berdaya saing pada semua asfek, khususnya pada peningkatan percepatan pelayanan, yang ditunjang sistem aplikasi digital terbarukan" harap Surunuddin.

    Sementara itu dalam pers releasenya, Dirut Bank Sultra, Khaerul mengatakan bahwa, kinerja Bank Sutra Tahun Buku 2018 berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP) yang diajukan untuk disahkan, yakni sebagai berikut, adapun total aset tahun 2018 meningkat sebesar 888 Miliar (14,42%) dari posisi sebesar 6,12 M tahun 2017 menjadi 7,050 M tahun 2018. "Pencapaian dana pihak ketiga tumbuh sebesar 879 M atau 19,73% dari posisi sebesar 4,455 M tahun 2017 menjadi 5,334 M tahun 2018, sedangkan ekspansi kredit tahun 2018 meningkat sebesar 796 M (17,27%) yaitu dari 4,611 M tahun 2017 menjadi 5,407 M tahun 2018," ujar Khaerul.

    "Adapun laba bersih setelah pajak tahun 2018 meningkat sebesar Rp 32 miliar atau 17,27% yaitu dari Rp 184.945 juta tahun 2017 menjadi Rp 217 juta tahun 2018, dengan total jaringan kantor hingga kini berjumlah 82 kantor, serta 81 unit mesin ATM se-Sultra," ucapnya

    Saham Bank Sentral terdiri atas saham syariah dimiliki oleh Pemprov/Kab/Kota se-sultra dengan komposisi 90% dari modal dasar Bank Sultra sebesar 750 M, tambah Khaerul, untuk saham Seri B dapat dimiliki oleh masyarakat Sultra melalui wadah koperasi jasa sukses Lur sejahtera dengan komposisi sebesar 10% dari modal dasar bank Sultra sebesar 750 M.

    "Pengembangan layanan berbasis digital untuk mendukung pelaksanaan transaksi non tunai di pemerintah daerah terus dilakukan,  aplikasi yang sementara dikembangkan adalah aplikasi QR Code," beber Khaerul.

    Aplikasi diantaranya, ungkapnya, transaksi Pemda yang terdiri dari pembelanjaan dan pendapatan. Dimana, pendapatan mencakup kasda online,satker online dan e-SPPD, untuk jenis pendapatan, yakni samsat online, PBB online, PTSP online serta retribusi yang di dalamnya terdapat  troping box dan parking. Adapun aplikasi lain yang dikembangkan yakni Mini Ebis/Web Rek Koran, SIMRS dan SIKDA Generik.

    "Adapun Visi dan misi Bank Sultra visi menjadi Bank berdaya saing tinggi dan kuat di Sultra tahun 2024, dengan Misi meningkatkan kemampuan bisnis dan pelayanan meningkatkan ketahanan kelembagaan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah," pungkas Khaerul. (**)


    Penulis | Ama